Chili's

Chili's Restaurant - Sarinah

6/21/2012 Soya Yanagawa 0 Comments

Suatu hari, saya berjanji untuk bertemu dengan seorang teman lama di daerah kisaran Sarinah. Perlu usaha yang cukup untuk sampai ke tempat itu dari tempat bekerja saya di Pondok Indah. Karena kita berdua belum makan, akhirnya kami memutuskan untuk bertemu sambil makan malam di sebuah restoran yang terletak di lantai 2 Sarinah yang bernama Chili's Restaurant.

| Location

Untuk sampai ke tempat ini, kita harus naik tangga dari bagian samping Sarinah yang berada di seberang Dunkin Donuts.... setelah naik tangga, kita naik ekskalator dan di ujung eskalator itulah terdapat Chili's Restaurant.

Walaupun tempat Chili's Restaurant ini agak masuk ke dalam dan sedikit tersembunyi, tetapi ternyata tempat ini bisa dikatakan cukup ramai oleh pengunjung. Mungkin karena para para pengunjung sudah mengetahui kabar mengenai Chilis Restaurant sejak dahulu akan kelezatan makanannya dan kenyamanan restorannya.

| Environment
Suasana di Chili's Restaurant cukup menyenangkan. Terbagi atas dua area yakni bebas rokok dan bebas merokok, Chili's Restaurant menggunakan dekorasi yang cukup cantik dan menyenangkan. Dengan tema "vintage" dan "country" memberikan atmosfir yang berbeda semenjak kita masuk ke dalam restoran ini.

Oh, perlu diketahui, sebenarnya Chili's Restaurant ini berasal dari Dallas, Texas. Dari tahun 1975, restoran ini terus membuka outletnya ke berbagai tempat dan Jakarta adalah salah satunya.

Balik lagi ke masalah dekorasinya. Chili's Restaurant menggunakan warna-warna yang cukup berani untuk dekorasinya. Di satu dinding menggunakan warna hijau tua, kursi berwarna biru tua dan sebelahnya menggunakan merah dari bata. Untuk meja nya juga sangat unik, meja kayu Chili's Restaurant diberi keramik yang bermotif. Cukup ramai dan penuh dengan sensasi... sama seperti Texas yang memberikan banyak kejutan.

| Menu
Sesuai dengan nama Chili's Restaurant, sebenarnya makanan di Chili's Restaurant ini banyaknya menggunakan cabai. Berhubung tema makanan dari Chili's Restaurant ini adalah masakan mexico, jadi signature dish dari tempat ini adalah taco-nya. tetapi jangan salah.... menu-menu seperti salad, steak, dan makanan lainnya juga sangat membuat kita menelan lidah karena warna masakan mexico yang exotic itu.

untuk buku menunya juga penuh dengan warna. Nama-nama makanan dan penjelasan singkat akan menu tersebut dilengkapi dengan foto-foto yang cantik nan menggiurkan dan menghiasi setiap halaman buku menu Chili's Restaurant. Sempat membuat saya bingung memilih makanannya. tetapi akhirnya saya membulatkan tekad dan memilih:

FISH & CHIPS
Sepasang filet ikan yang digoreng dengan tepung sehingga menjadi berwarna coklat keemasan itu diletakkan disamping kentang goreng yang mempunyai warna tidak kalah cantik. Dilengkapi dengan saus tartar has dari Chili's Restaurant membuat makanan ini terasa sangat mewah dan menggiurkan.

Saya kurang tahu jenis ikan apa yang dipakai di fish & chips ini. tetapi, dagingnya yang berwarna putih dan empuk sekali sangat lezat terasa diantara kerenyahan dari tepung untuk bagian luarnya. Saus tartarnya yang terbuat dari mayonnaise dan beberap bumbu lainnya ini sangat menyegarkan. Rasa asam dari cuka(mungkin) sangat cocok dimakan bersamaan dengan daging ikannya. Biasanya tartar souce ini adalah saus pelengkap ketika kita memakan seafood. Mungkin karena ada rasa asam dari saus ini yang membuat rasa amis menjadi berkurang dan tidak terasa. 

Kentang goreg yang tebal-tebal dan banyak inipun juga sangat menyenangkan untuk di makan. jadi jangan takut kelaparan jika memesan ini.


MESQUITE CHICKEN SALAD
Salad yang dipesan oleh teman saya ini cukup besar.... berisi sayuran-sayuran segar dan daging sapi asap dan yang terutama adalah dada ayam yang di grill..... ditambah dengan dressing yang segar memberikan sebuah sensasi tersendiri ketika memakannya. OHH..... walau menggunakan nama "salad" porsi yang ditawarkan ini cukup gigantis.... teman saya saja kewalahan untuk menghabisinya.... hehehe

Untuk minumannya, kami memesan es teh yang free refill, karena kami hendak bersantai dan menikmati obrolan-obrolan kami. Chili's Restaurant memisahkan gula cair di sampingnya. Hanya saja, untuk minuman ini saya rasa kurang direkomendasikan... karena tehnya mempunyai rasa yang sedikit aneh..... bukan rasa kesat dari teh.... tetapi jika anda ingin minuman yang bisa di tambah terus walau kita sudah mengabiskannya, minuman ini bisa menjadi rekomendasi.... untuk menghilangkan rasa anehnya, cukup memasukkan gula supaya tertutup oleh rasa manisnya.

Sepertinya sekian review saya dari Chili's Restaurant di Sarinah ini. Sampai jumpa di review selanjutnya.

Cheers!!


Face book | Twitter | Instagram | Linkedin |

0 Comment:

CFC

CFC - Carrefour lebak Bulus

6/21/2012 Soya Yanagawa 0 Comments



Minggu lalu, saya menyempatkan diri untuk makan di area Food Court dari Carrefour. Sempat bingung untuk memilih outlet yang tersedia, tetapi akhirnya saya memilih California Fried Chicken

Lokasi dari outlet California Fried Chicken ini bisa dikatakan sebagai pemenang. Karena outletnya terletak di bagian depan area food court Carrefour. Dengan nuansa merah dan kuning khas dari California Fried Chicken membuat tempat ini mudah dilihat dan mudah dijangkau.

Pada bagian belakang outlet California Fried Chicken, terpampang papan yang berisikan nama makanan dan gambar-gambar menu yang ditawarkan oleh California Fried Chicken. Hanya saja, saya agak gregetan ketika menunggu giliran saya memesan.

Pada saat jam makan siang, hanya terdapat satu orang kasir yang di outlet California Fried Chicken, ditemani dengan rekannya yang sebenarnya bertugas membantu sang kasir menyiapkan makanan yang dipesan. Akan tetapi, saya menilai cara kerja dari pegawainya agak lambat, padahal antrian sudah mulai banyak. 

Yang membuat saya sedikit kesal adalah ada seorang ibu-ibu yang berdiri di antrian yang salah, kemudian meminta salah satu pegawai dari California Fried Chicken untuk melayaninya. Ketika saat giliran saya, karena kasir yang berfungsi hanya satu (di tempat antrian saya) pegawai yang melayani ibu-ibu itu langsung memencet-mencet tombol dan memasukkan uang bayaran dan mengeluarkan kembalian untuk ibu-ibu yang menyerobot itu. 

Ketika saya mengatakan pada sang kasir, agar California Fried Chicken mendahulukan orang yang ngantri dengan benar, sang pegawai tampak bingung dengan complain saya. Akhirnya saya memesan makanan saya. 

Setelah memesan dan membayar, karena saya tidak melihat area cuci tangan, maka saya meminta tolong untuk disediakan sendok. Setelah diberikan, ternyata saya melihat sendok yang diberikan itu kotor da nada sesuatu yang menempel di sendoknya. Oleh karena itu saya kembali ke outlet California Fried Chicken untuk meminta digantikan dengan sendok baru. 

Anehnya, bukan mengambil sendok dari tempat sendoknya, sang pegawai masuk ke dalam dapur kemudian memberikan kepada saya sebuah sendok. Karena merasa curiga hanya di lap di dapur, akhirnya saya memutuskan untuk memakan dengan tangan saja.

Makanan yang saya pesan adalah Chicken Kranz dan Spaghetti Chicken dari California Fried Chicken.

Chicken Kranz dari California Fried Chicken adalah potongan ayam tanpa tulang yang digoreng dengan tepung dan disajikan bersamaan dengan nasi putih. Sebenarnya, untuk chicken Kranz-nya bisa dikatakan gurih dan cukup lezat. Memang, dagingnya bisa dikatakan imut dan tidak sesuai dengan gambar di papan. Tetapi ayamhya cukup lembut, dan tepung yang di gorengpun garing dan menyenangkan. Ditambah dengan bumbunya yang gurih membuat makanan ini bisa dikatakan lezat.

Sewaktu memakan Chicken Kranz ini, spaghetti saya datang. Saya diberikan sendok dan garpunya. Tetapi karena saya agak sedikit curiga, maka saya meminta sendok atau garpu dari plastik yang biasa diberikan untuk yang “take away”. Hanya saja sang pegawai mengatakan “sepertinya kita tidak menyediakannya”…

Saya meminjam garpu dari teman saya dan mulai memakan spaghetti dari California Fried Chicken ini. Rasa saus dari spaghetti ini lebih terasa ke “manis”. Dengan suiran daging ayam menambahkan rasa spaghetti ini cukup lezat dan memanjakan lidah.

Sebenarnya, rasa makanan dari California Fried Chicken ini bisa dikatakan cukup lezat dan memanjakan lidah pengunjungnya. Hanya saja, saya rasa butuh perbaikan pada bagian servis-nya. Saran yang saya ingin sampaikan adalah:

1. Pada jam-jam yang ramai akan pengunjung, alangkah baiknya California Fried Chicken menaruh pegawai lebih dari 1 di bagian kasirnya. Supaya antrian tidak terlalu panjang dan tidak ada yang menyerobot.
2. Perhatikan kerapihan dan kebersihan outlet, supaya tidak ditemukan sendok atau peralatan makan lainnya yang masih kotor.
3. Walau California Fried Chicken menyediakan makanan cepat saji, tetapi ada beberapa menu makanannya yang masih membutuhkan peralatan makan seperti sendok dan garpu. Ada baiknya untuk sendok dan garpu dari plastik tetap tersedia guna diberikan pada orang yang memesan untuk dibawa pulang.

Jika California Fried Chicken lebih memperhatikan ketiga hal itu, sepertinya nama California Fried Chicken juga akan lebih maju dan besar.

Sekian review saya dari California Fried Chicken di area food court Carrefour Lebak Bulus, sampai berjuma di review selanjutnya.

Cheers!!

0 Comment:

Bakmi GM

Bakmi GM - Food Court Pondok Indah Mall 2

6/21/2012 Soya Yanagawa 0 Comments



Saya rasa, kita semua pasti sudah tahu apa sih Bakmi Gajah Mada itu? Seperti namanya, Bakmi Gajah Mada sebenarnya pertama kali buka di Jl. Gajah Mada. Tetapi karena majunya usaha dari Bakmi Gajah Mada, kini kita bisa menemukan Bakmi Gajah Mada dimana-mana. Tidak terkecuali di daerah Food Court Pondok Indah Mall2.

Sebenarnya, di Pondok Indah Mall1, Bakmi Gajah Mada juga membuka outletnya. Karena hampir selalu ramai akan pengunjung, ketika pihak Metropolitan Kentjana mengembangkan Pondok Indah Mall, maka Bakmi Gajah Madapun membuka outlet di salah satu stand di bagian food courtnya.

Kelebihan dari area Food Court Pondok Indah Mall 2 ini, area makan berada di bagian tengahnya dan outlet-outlet penjaja makanan mengelilingi areanya. Sehingga, kita denganmudah melihat seluruh outlet di Food Court Pondok Indah Mall 2 ini.

Outlet dari Bakmi Gajah Mada ini sebenarnya cukup sederhana dibandingkan dengan outlet-outlet lainnya. Dikala setiap outlet berupaya menampilkan keunikan dengan warna, gambar dan desain outletnya, Bakmi Gajah Mada tetapi dengan kesederhanaannya. Walau dengan outlet yang bisa dikatakan sederhana, Bakmi Gajah Mada tetap ramai dikunjungi oleh pengunjung. Hal ini karena nama Bakmi Gajah Mada yang sudah terkenal.

Outlet Bakmi Gajah Mada menggunakan warna kuning lembut dan coklat tua, Bakmi Gajah Mada tetapi mudah dilihat dan dijangkau. Pada bagian belakang counternya terdapat gambar-gambar makanan dan minuman yang disajikan oleh Bakmi Gajah Mada

Ketika kita mendekati outlet dari Bakmi Gajah Mada ini, pegawai dari Bakmi Gajah Mada dengan ramah menyamnut kita dengan senyuman. Lucunya, walau outlet Bakmi Gajah Mada ini berada di area Food Court, jika kita memesan makanan, kita disajikan selembar kertas berisi menu. Kita tinggal menuliskan jumlah makanan yang kita pesan tepat di kolom yang telah disediakan. Setelah menuliskannya, sang pegawai akan segera menghitung dan terjadilah proses pembayaran. Karena Bakmi Gajah Mada di Food Court ini termasuk dengan tema “cepat saji” maka kita tinggal menunggu makanan dan minuman yang kita pesan yang kemudian kita bawa ke tempat kita menikmati makanan kita.

Karena berada di daerah food court, maka suasana ramai dan penuh dengan oranglah yang kita dapatkan di tempat ini. Tetapi walau area makan ini ramai akan pengunjung, kita tidak akan kesulitan untuk menemukan tempat makan. Karena Pondok Indah Mall 2 ini menyediakan banyak sekali area untuk para pengunjung menikmati jamuan makannya.

Pada kali ini saya memesan:

Mie polos
Mie polos dari Bakmi Gajah Mada ini dimasukkan ke dalam sebuah mangkuk yang besar dan dilengkapi dengan mangkuk kecil yang berisi kaldu. Walau menggunakan nama “polos” bukan berarti rasanya akan menjadi hambar. Polos disini adalah mie ini tidak menggunakan bahan-bahan seperti ayam, bakso ataupun pangsit. Benar-benar polos dan hanya berupa mie.

Seperti yang kita ketahui, mie dari Bakmi Gajah Mada ini begitu khas. Bentuk mienya sendiri pipih dan halus. Bumbu yang dipakai untuk mie ini juga sangat khas dan sangat gurih. Inilah mie yang dipakai oleh Bakmi Gajah Mada yang membuat namanya menjadi besar dan terkenal.

Bakso
Saya memesan mie polos dikarenakan saya hendak memanjakan diri saya dengan memakan buanyak sekali bakso. Oleh karena itu ada menu yang berupa 10 biji bakso dari Bakmi Gajah Mada.

Saya memesan ini juga karena saya tahu, bakso dari Bakmi Gajah Mada ini cukup enak dan memuaskan. Baksonya sendiri tidak terlalu keras dan tidak terlalu lembek. Jika kita memakannya, kita masih merasakan rasa daging, bukan tepung. Bakmi Gajah Mada juga sangat pandai memanjakan pengunjungnya dengan menyediakan menu bakso isi 10 ini.


Es teh
untuk minumannya, saya memesan minuman standart yang banyak disukai oleh orang banyak, yakni es teh. Karena saya kurang suka manis (untuk minuman) maka saya memesan es teh tawar. 

Ketika disajikan es teh itu diletakkan di sebuah gelas plastik dan diberi sedotan, Teh dari Bakmi Gajah Mada cukup wangi dan kesat dari teh-nya sangat terasa. Tidak seperti beberapa outlet yang tehnya bisa dikatakan agak hambar.

Secara garis besar, pengalaman makan siang saya di Bakmi Gajah Mada Food Court Pondok Indah Mall ini cukup memuaskan. Saya bisa menikmati mie khas dari Bakmi Gajah Mada dan memakan bakso yang buanyaaakkkk dan minuman dingin yang menyegarkan. 

Sekian review saya dari Food Court Pondok Indah Mall2, sampai berjumpa di review selanjutnya.

Cheers!!

0 Comment:

harvest

Harvest - Senopati

6/21/2012 Soya Yanagawa 0 Comments

Setelah Hasil Print-an sudah selesai sekitar jam 2 an, pas hari Sabtunya jam 9 pagi saya sudah harus berada di kantor dan mempersiapkan materi untuk rapat. Sewaktu mempersiapkan materi rapat, ternyata teman saya bertugas untuk menyediakan konsumsi rapat. jadi sewaktu masih disiapkan di pantry, saya menyempatkan diri untuk memfotonya.

Ternyata teman saya membeli berbagai macam roti yang disediakan di Harvest. Karena searah dari kostannya dan Harvest yang di Senopati sudah buka dari jam 7 pagi.

Sebenarnya apa sih yang membedakan Harvest di Senopati dengan Harvest lainnya?

yang membuatnya berbeda adalah, Harvest di Senopati dikatakan sebagai outlet utama. Itulah sebabnya, dari depan saja kita sudah bisa melihat bahwa outlet dari Harvest ini sangat megah.

Begitu kita memasuki ruangan Harvest ini, kita akan segera melihat dekorasinya yang bernuansa cokelat. Dihiasi dengan lampu kristal dan pernak-pernik yang cantik membuat tempat ini semakin terasa mewah dan elegan. 

bagi anda yang mau bersantai, Harvest di Senopati juga menyediakan sofa-sofa panjang yang siap sedia memanjakan pengunjungnya untuk menyantap kue-kue yang disediakan oleh Harvest ini. 

karena Harvest di Senopati adalah outlet utama, maka untuk menu-menu terbaru akan dengan mudah di dapatkan di tempat ini.

OK, pada kali ini saya akan membahas roti-roti dari Harvest
Walau Harvest sudah terkenal akan kelezatan kue-kuenya, roti yang diproduksi oleh Harvest ini juga tidak boleh dihiraukan. Dengan range harga dari IDR 9,000 sampai dengan IDR 12,000, Harvest juga menyediakan beragam roti manis maupun yang asin.

Hot Dog IDR 10,000
Karena sedang lapar, saya memilih roti ini untuk yang pertama kalinya..... Sebuah roti yang dibentuk pipih dan diletakkan sebuah sosis di bagian tengahnya terlihat begitu sedap untuk di makan. Ditambah dengan saus tomat yang dituang dengan cantik dan potongan-potongan sayur melengkapi kenikmatan untuk di makan. 

Berbeda dengan beberapa toko roti yang menyediakan roti sosis atau hot dog ini, Harvest memberikan sosis secara utuh dan tidak dipotong-potong. Itu yang menyebabkan roti ini begitu menyenangkan untuk di makan.

Peach Danish IDR 9,000
Untuk roti manisnya, saya memilih peach danish ini. Roti danish yang berwarna keemasan ini dibagian tengahnya terdapat peach yang cantik dan memikat. Roti danish yang berlayer itu menambah kerenyahan ketika memakannya, sedangkan peach dan selainya memberikan kelembutan di bagian tengahnya. Ditaburi dengan gula pasir secukupnya membuat roti manis ini akan memanjakan kita di sela-sela rapat.

Saya sudah mengambil 2 roti....... walau rasa ingin mengambilnya lagi..... tetapi saya mengurunkan niat karena rapat masih panjang dan tamu-tamu juga ternyata menggemari makanan ini.

Alhasil begitu usai rapat, saya segera pergi ke site dan sudah tidak mencoba roti itu lagi.... hiks.... padahal masih sisa banyak...... tapi next time saya akan mencoba roti lainnya. Sekian review saya dari ruangan rapat kantor saya mengenai Harvest. Sampai jumpa di lain kesempatan.

Cheers

0 Comment:

KFC

KFC - Kemang Raya

6/21/2012 Soya Yanagawa 0 Comments


Berhubung bekerja di bidang promosi, jadi kadang kala terdapat suatu pekerjaan yang dadakan dan kudu menunggu print out di printing house di daerah Benhil. Karena data sudah di kasih dan tinggal menunggu hasil print-an, maka kini waktunya menunggu. Daripada bengong-bengong sendiri, maka saya menelpon kakak saya untuk menemani saya menunggu print-an jadi. Karena pada saat itu waktu menunjukkan pukul 10 malam, dan tempat nongkrong di senopati sudah pada mau tutup, akhirnya pada jam 11 kurang, nyasarlah kami di KFC di Jl. kemang Raya.

Karena biasa pada hari Jumat daerah Kemang itu penuh dengan pengunjung (dengan kata lain macet), daripada kita bingung dan tua di jalan, akhirnya kami memutuskan untuk singgah di KFC. Lagian, seingat saya, KFC di Kemang juga punya KFC Coffee

| Location
Untuk lokasi, KFC di Jl. Kemang Raya ini bisa dikatakan unggul. Karena jika kita memasukki Jl. Kemang Raya, setelah beberapa saat kita akan segera melihat KFC di sebelah kanan jalan. Cukup mudah dijangkau tanpa harus bermacet-macet lebih lama. Selain itu, dengan parkiran yang cukup luas membuat nilai plus tersendiri dari KFC ini.

| Environment
Begitu kita sampai ke tempat ini, kita akan disambut dengan dua buah obor yang menyala di depan. Jika kita melihat ke sebelah kiri kita bisa melihat mezzanine tempat pengunjung menikmati makanannya. Kemudian, ketika kita memasuki KFC ini, kita akan segera melihat stand-nya yang cukup megah.

Jika anda hendak bersantai dan hanya bermaksud untuk menikmati minuman hangat dari KFC Coffee, anda bisa langsung menuju stand KFC Coffee yang terletak di sebelah kanan stand utamanya. Di tempat itu anda akan menemukan berbagai macam minuman hangat dan dingin dari KFC.

tetapi, jika anda ingin makan ayam atau makan cemilan-cemilannya (side dish), anda bisa mencoba untuk singgah ke stand utamanya.

kedua stand terdapat papan-papan menu yang cukup informatif dan menarik. Dipenuhi dengan gambar-gambar makanan dan minuman yang cantik semakin membuat kita tergiur untuk memesan menu-menu tersebut.

Begitu kita mendekati stand tersebut, pegawai dari KFC akan segera menyambut kita dengan senyuman dan melayani kita dengan cepat dan cekatan.



Setelah memesan apa yang kita hendak nikmati, tak lupa pegawai dari KFC menawarkan berbagai macam album CD yang KFC sponsor-kan.

| Environment

Untuk environment, seperti biasa, KFC memberikan suasana makan yang menyenangkan dan menarik. Dengan dekorasi berwarna merah dan putih yang mendominasi, konon membangkitkan nafsu makan dan keceriaan kita sewaktu menikmati makanan yang disajikan oleh KFC ini.

Untuk masalah kuri dan meja, KFC di Jl. Kemang Raya ini memberikan berbagai tempat piihan. yang pertama adalah di bagian depan dekat pintu masuk, kemudian di bagian dalam dekat dengan stand KFC, bagian dalam yang biasa digunakan untuk acara-acara tertentu, dan bagian belakang bagi anda yang perokok. Bisa dikatakan, KFC ini mempunyai tampungan pengunjung yang sangat banyak.

| Menu
Untuk Menu, jika kita berada di stand utama, kita akan menemukan berbagai macam makanan dan minuman. Baik dari menu ayam goreng, kentang goreng, soft drink dan dessert. Berbeda dengan KFC Coffee mereka hanya menyediakan berbagai minuman panas dan dingin, baik dari kopi hitam, cappuccino, mocha, chocolate dan tea akan siap menemani anda untuk bersantai.

| Food & Beverage

- Black Coffee
 IDR 11,818
Sebenarnya, untuk black coffee dari KFC ini hanyalah espresso. Namun, mungkin karena pada awalnya KFC hanyalah restoran cepat saji yang mengutamakan ayamnya, jadi ketika saya bertanya pada pramusaji di KFC Coffee akan biji kopi yang di pakai, mereka agak kelabakan dan tidak bisa menjawab. Tetapi sepertinya KFC Coffee menggunakan biji kopi Robusta.

Karena berbentuk espresso, jadinya satu cangkir besar dari KFC tidak terisi penuh. untuk aroma dan rasa kopinya juga bisa dikatakan tidak ada yang spesial. Tetapi minuman ini cukup menyenangkan menemani anda yang ingin bersantai di KFC ini.

- Caramel Macchiato IDR 18.181
Kakakku memesan caramel macchiato ini. Ia sempat mengatakan pada saya bahwa ia menyukainya. Rasa manis dari karamelnya yang sudah dicampur dengan susu dan kopi nya membuat minuman ini cukup mengobati lelahnya setelah seharian bekerja. sambil meminum caramel macchiato ia banyak cerita mengenai pekerjaan dan lainnya. Sepertinya caramel Macchiato bisa menjadi sahabat yang menyenangkan dikala kita sedang bersantai dan bercengkrama dengan saudara maupun teman-teman.

- French Fries IDR 16,364
kentang dari KFC ini juga menyemarakkan suasana kita mengobrol. kentang berwarna kuning keemasan yang gurih ini susah untuk ditolak oleh siapa saja. Kegurihan dan kerenyahannya cukup membuat suasana nongkrong semakin menyenangkan.

- Sundae IDR 5,000
Berhubung sudah berada di KFC, sepertinya kurang lengkap jika kita tidak memesan salah satu menu paket 5,000 nya. Pada kali ini, saya memesan sundae coklatnya yang lezat itu. Selain enak dan menyegarkan, ice cream sundae ini sangat cocok untuk dinikmati kala cuaca sedang panas.

Sepertinya sekian review saya dari KFC di Jl. Kemang Raya. Sampai bertemu di review selanjutnya

Cheers!!

0 Comment: