d'Omelette

d'Omelette - Kota Kasablanka

8/09/2013 Soya Yanagawa 2 Comments

Apa yang akan anda pikirkan jika anda mendengar sebuah restoran dengan nama merk, D'Omelette?? Pastinya akan terpikirkan sebuah rumah makan yang menyajikan makanan omelette, atau segala sesuatu yang menggunakan telur. Dengan kata lain, sebuah restoran yang sangat menguasai masakan menggunakan telur.

Pada hari ini, saya sengaja bermain ke Kota Kasablanka, guna mencari tempat makan yang lezat guna menambah wawasan kuliner saya. D'Omelelette inilah yang menjadi pilihan saya untuk mengunjungi rumah makan di Kota Kasablanka pada hari itu.






Penggunaan bahan yang cantik dengan berbagai ornamen yang menarik mewarnai rumah makan itu dengan cantik. Logo yang menarik D'Omelelette sangat sesuai dengan onterior-nya yang unik dan cantik. Berbagai macam kursi dan meja tersebar ke berbagai ruangan, walau begitu, D'Omelelette tetap terlihat cantik dan menawan.



Begitu diberikan buku menu, entah kenapa saya merasa buku menunya itu terlalu membosankan. Terlalu banyak menggunakan tulisan dan tidak cantik untuk dibaca. Walau pada bagian tertentu menggunakan gambar, tetapi penjelasan gambar terdapat di halaman yang tidak berdekatan dan berurutan dengan gambar. Oleh karena itu saya meminta pramusaji untuk memilihkan makanan "omelet" yang paling direkomendasikan. 



Orange Blossom IDR 42,000
Minuman menyegarkan ini berupa soda, sirup orange dan sirup grenadine. Minuman ini sangat cepat datang ke meja saya, sebuah pelayanan yang saya rasa cukup baik. Tetapi tunggu dulu..... Mungkin saya akan menarik ucapan saya yang ini.

Minuman ini mempunyai rasa yang cukup menyegarkan sesuai dengan penampilannya. Soda yang memadukan sirup grenadine dan jeruk itu menambahkan sensasi yang menyenangkan pada minuman ini. Sangat cocok diminum di kala cuaca yang sedang terik dan panas menyengat.





Egg Benedict IDR 48,000
Roast bread with beef bacon, potato wedges,fresh strawberry and hollandaise sauce

Egg Benedict yang datang ke tempatku sudah membuat saya cukup terkejut. Tergambar dan tertulis dengan menggunakan potato wedges, akan tetapi yang datang pada meja saya adalah dengan menggunakan french fries. Cukup terkejut, tetapi saya tidak menghiraukannya.




Sebenarnya yang membuat Egg Benedict ini banyak digemari oleh orang banyak adalah lelehan kuning telur yang tercampur dengan hollandaise sauce yang cantik dan pekat. Akan tetapi, sewaktu saya membelahnya.. Telur itu matang!

Saya langsung menanyakan pada pelayan di sana, apakah Egg Benedict di tempat ini standartnya matang? Tetapi sang pelayan dengan percaya diri mengatakan, "Oh tidak, standarisasi Egg Benedict di D'Omelelette ini adalah setengah matang!". Oleh karena itu saya memperlihatkan egg benedict yang saya dapatkan pada beliau.

Pramusaji tersebut terkejut dan mengucapkan "maaf sekali yah pak" kemudian pergi begitu saja. Beliau tidak menggantikannya yang baru. Saya mencicipi Egg Benedict matang itu seperempatnya, dan mungkin karena saya sudah kecewa, saya tidak menyukainya. Rasa asam terlalu kuat dan telurnya terasa sangat padat dan kering. Oleh karena itu saya segera beralih ke omelette saya.







Cheese Tofu D'Omelette IDR 36,000
With beef sausage, french fries, roasted tomato, crispy bacon and sour cream

Omelete ini tersaji di sebuah piring dan terdapat sosis, beef bacon, french fries, chilly dan sour cream. Saya sangat mendambakan sebuah omelet yang "fluffy" dan lembut di dalamnya. Terbayang tekstur tahu yang sedikit lebih padat mewarnai makanan ini. Tetapi, sewaktu memotongnya, terlihat cairan kuning pekat yang mengalir. Saya pada awalnya berpikir mungkin ini adalah keju yang meleleh, akan tetapi ternyata lelehan itu adalah telur yang tidak termasak dengan baik.

Akhirnya saya hanya memakan sosis dan beef bacon-nya. Sangat kecewa dengan kedua makanan yang saya pesan ini, maka saya meminta bill.

Sewaktu bill datang saya kembali komplain terhadap makanan saya. Saya memperlihatkan egg benedict yang keras dan overcooked, dan omelette yang basah karena undercooked. Saya menanyakan apakah ada manager yang bisa saya temui, dan ternyata sang manager sedang berlibur.

Total pembelanjaan saya di tempat itu adalah IDR 145,000. Tetapi bukanlah sebuah harga yang layak untuk sebuah restoran yang menyajikan telur sebagai "pahlawan" di menu makanannya. Sebuah kualitas memasak yang sangat buruk terlihat dari cara memasak egg benedict yang overcooked dan omelette yang undercooked.

Sewaktu saya hendak men-twitt komplain saya, ternyata akun twitter dari D'Omelelette ini sama sekali tidak aktif dan digunakan. Anda bisa melihatnya di @d'Omelette

Cukup mengecewakan, dan sebuah tempat yang sangat saya tidak recomendasikan. 

Sekian review saya dari:

D'OMELETTE
Food Society - Kota Kasablanka
GF-FSG-07
Jakarta

T. +62 21 2948 8690
Twitter: @d'Omelette

Sampai jumpa di review selanjutnya.


Face book | Twitter | Instagram | Linkedin |

You Might Also Like

2 comments:

  1. Anda customer yg terlalu baik, kekecewaannya ditelan sendiri.. benar2 parah itu sampai 2 makanan gagal semua.. :(

    ReplyDelete
  2. I will settle for poor service as long as the food is awesome, but not the other way around! Ini sih merugikan customer namanya :(

    ReplyDelete