Burger King

Burger King - Plaza Semanggi

8/05/2013 Soya Yanagawa 0 Comments

Mungkin review kali ini hanyalah sekedar curahan hatiku ketika saya merasa kecewa dengan pelayanan di tempat ini. Tetapi sebelum kritik dan ketidakpuasan saya, ada baiknya saya menceritakan urutan kejadiannya.

Pada tanggal 27 juli yang lalu, teman saya sedang berbaring di rumah sakit. Pada waktu itu, beliau sedang mengidam burger dari salah satu restoran cepat saji yang cukup terkenal. Akan tetapi, saya membujuknya agar mau untuk dibelikan burger dari Restoran Burger yang sangat saya gemari, yakni Burger King dan akhirnya beliau setuju.

Sebelum saya pergi ke rumah sakit tersebut, saya menyempatkan diri untuk mampir ke Burger King yang terdapat di Plaza Semanggi. Pada saat itu memang, suasana sedang ramai karena jam buka puasa, tetapi tanpa menunggu terlalu lama, akhirnya gilirankupun datang juga. Karena berpikiran untuk membelikan dia, kakaknya yang menjaga dan buat makan malam saya (gantian saya yang menjaga dia di rumah sakit), maka saya memesan satu buah Whooper Junior (IDR 18,182), satu buah Whooper Junior + Paket (IDR 29,545), dan Whooper + Paket (IDR 38,182) untuk diri saya sendiri. Total belanjaan saya adalah IDR 94,500.



Pada saat itu yang menangani pesanan saya adalah seorang pria dengan berbaju hitam, setelah membayarnya, saya dipersilahkan untuk menunggu beberapa saat. Saya cukup curiga, karena yang mempersiapkan makanan saya adalah seorang wanita dengan menggunakan baju merah, tetapi saya tidak menghiraukannya. Kemudian setelah menunggu beberapa saat, pesanan sayapun sudah siap saya bawa. Sang pramusajipun tidak menyebutkan kembali isi pesanan saya, saya berpikir mungkin dia terlupa, tetapi saya percaya akan Burger King, Karena saya melihat pesanan saya BENAR tertera di layar / monitor pesanannya.





Sesampai di rumah sakit, saya hendak membagi-bagikan belanjaan saya di Burger King. Cukup terkejut, karena yang terdapat di dalam kemasan adalah 2 buah Whooper Junior + Paket. Whooper untuk saya tidak dimasukkan ke dalam kemasan tersebut. Cukup kecewa, karena itu adalah menu makan malam saya sewaktu menjaga teman saya yang sakit. Karena saya tidak bisa balik ke Plaza Semanggi lagi, maka saya complain terhadap Burger King, melalui Twitter.

Saya mentwitt 4 buah pesan singkat kepada Burger King Indonesia (@BurgerKing_ID), hanya saja pada saat itu tidak ada tanggapan dan sahutan dari pihak terkait. Oleh karena itu saya sabar menunggu, mungkin karena pada saat itu sedang hari Sabtu, maka petugas yang memegang media social tersebut sedang libur.

Akan tetapi, pada tanggal 29 Juli saya masih saja belum mendapatkan respon dari Burger King Indonesia. Oleh karena itu saya mengintip halaman twitter dari Burger King Indonesia apakah halaman tersebut masih aktif atau tidak, dan ternyata masih aktif dan telah men-twitt beberapa pesan pada hari itu.

Oleh karena itu, saya kembali mentwitt complain saya dengan sedikit keras, dan men-CC ke @BurgerKing.

Dalam hitungan detik langsung dibalas oleh pihak Burger King Indonesia. Cukup kecewa, apakah karena saya CC ke @BurgerKing maka baru dapat respon. Alhasil saya melanjutkan complain saya melalui media twitter tersebut agar Burger King Indonesia bisa lebih menghargai complain dari pelanggannya.

Akhir cerita, Burger King Indonesia meminta kontak saya melalui Direct Message. Setelah saya mengirimkan alamat email saya, dan diakhiri dari pernyataan Burger King Indonesia bahwa hal ini sudah ditindaklanjuti. Akan tetapi sampai sekarang (tanggal 5 Agustus 2013) saya masih belum menerima surat elektronik dari Burger King Indonesia. Saya tidak tahu apakah memang kinerja Burger King Indonesia agak lambat dalam mengurus komplain dari konsumen? Berikut percakapan yang terjadi di Twitter: 



Saya memang sudah tahu akan terjadi hal seperti ini, akan tetapi sangat disayangkan nama besar dari Burger King menjadi tercoreng hanya karena hal seperti ini. Sempat terpikir apakah ini akan menjadi Modus operandi dari Burger King untuk mendapatkan keuntungan?

Semoga saja melalui tulisan ini Burger King Indonesia bisa memperbaiki pelayanannya, sehingga cukup saya saja yang mengalami kejadian yang tidak mengenakkan ini.




Sampai berjumpa di review selanjutnya!



Face book | Twitter | Instagram | Linkedin |

You Might Also Like

0 Comment: