Chocomory,

Chocomory (Cimory Riverside) - Cisarua, Bogor

8/30/2013 Soya Yanagawa 6 Comments

video
Maaf karena ada masalah dalam mengconvertnya, jadi terpaksa pakai software yang menjadikan videonya ada watermark 
softwarenya deh :( nanti kalau sudah berhasil dibenerin akan diupload ulang.

Menjadi salah satu peserta dari sebuah acara kuliner adalah suatu kebanggan tersendiri, terlebih lagi saya mendapatkan kesempatan untuk mengikuti acara “Yuk ke Chocomory” yang diadakan oleh yukmakan.com pada tanggal 19 Agustus kemarin. Terlebih lagi saya dapat mengikuti acara ini bersama dengan sahabat saya yang bernama Yenny W. Untuk review kali ini, saya akan menceritakan pengalaman saya dengan cara yang sedikit berbeda dari yang biasanya. Penasaran? Mari ikuti pengalaman saya yang seru dan menyenangkan ini!





07.12
Saya dan sahabat saya Yenny, tiba ke FX. Kami mendekati sebuah bus yang sedang parker di sana, untuk memastikan bahwa bus itu adalah bus yang akan membawa kami untuk acara dari yukmakan.com ini.

Setelah mengetahui kami berdua adalah peserta yang pertama kali datang (ke bus tersebut), akhirnya kami bersantai dan bercanda gurau di sebuah halte khusus shuttle bus. Tidak lama kemudian beberapa peserta dari acara ini datang bergabung menambah keceriaan kami.

Setelah semua peserta telah lengkap, maka bus kamipun langsung berjalan menuju Bogor.

Selama perjalanan, emcee kami yang cantik nan lincah dari yukmakan.com yakni Angelia Wati senantiasa menghibur kami dan meriahkan suasana di perjalanan.


 





10.53
Akhirnya kami sampai di tempat tujuan. Tempat yang kami kunjungi siang itu adalah Cimory Riverside yang berada di Jl. Raya Puncak KM 76.

Begitu turun dari Bus, kami langsung disambut dengan pekarangan parkir yang luas, rapih dan bersih. Bangunan yang unik dengan sirkulasi udara yang bagus dan terbuka membuat bangunan di Cimory Riverside ini bisa dikatakan cukup ramah dengan lingkungan. Pencahayaan pada siang hari mayoritas menggunakan cahaya dari matahari. Sedangkan lampu listrik digunakan untuk beberapa tempat tertentu.






Area dari Cimory Riverside ini juga sangat hijau dan menyatu dengan alam. Berlokasi tepat di samping Sungai Ciliwung, ditambah dengan lansekap yang sangat cantik membuat tempat ini terlihat sangat asri dan sangat cocok untuk tempat melepas lelah dan bersenang-senang bersama keluarga ataupun sahabat.

Berhubung hari menjelang siang dan banyak dari kami belum sarapan, alhasil perut kami sudah sangatlah keroncongan. Oleh karena itu kami diarahkan ke area makan Cimory Riverside ini.






Pada bagian pintu masuk, terdapat lukisan sapi-sapi yang sedang berpose menyambut para pengunjung (walau salah satnya menjulurkan lidah). Kemudian di bagian kanan dari pintu masuknya terdapat berbagai macam ornament-ornamen cantik yang berupa sapi-sapi yang sedang bergaya dan menggunakan kostum. Salah satu ornament yang paling saya sukai di sana adalah seekor sapi yang menggunakan kostum bajak laut, lengkap dengan topi dan burung kakak tuanya.




Sewaktu kami menuju ke bagian dalam yang sudah di pesan khusus acara kunjungan kami, terlihat keseriusan dari Cimory Riverside untuk mendekorasi tempat ini menjadi sebuah tempat yang indah, nyaman serta cocok untuk erbagai macam acara.

Langit-langit yang tinggi dari tempat ini membuat sirkulasi udara menjadi sangat baik, sehingga walau di siang hari dan tidak menggunakan penyejuk ruangan, Cimory Riverside ini cukup sejuk dan tidak membuat gerah. Unsur kayu yang menjadi unsur dominan di tempat inipun memperkuat suasana teduh dan nyaman tersebut.




11.10
Setelah mengambil tempat untuk duduk, sang pemilik dari Chocomory yakni Axel Sutantio dan Indesa selaku Public Rrlation Chocomory datang untuk memperkenalkan diri dan memberikan briefing singkat mengenai agenda kita pada hari ini. Beliau juga secara singkat menjelaskan mengenai Cimory Riverside ini,



Axel juga mengatakan bahwa menu makanan yang diandalkan di Cimory Riverside ini adalah: Ring Kanzler Sausage, Spiral kanzler Sausage, Chicken Cordon Bleu, dan Nasi Goreng Chicken. Setiap peserta dapat memilih salah satu dari keempat menu makanan itu.

Beruntung saya satu meja bersama dengan Yenny, Andriani (Ika), dan Dina. Oleh karena itu kami bersepakat untuk masing-masing memilih salah satu menu tersebut dan saling membaginya. Sehingga kami bisa mengetahui rasa dan kelezatan keempat menu andalan dari Cimory Riverside ini.





11.37
Tanpa menunggu waktu yang lama, makanan kami semuanya sudah tersaji di depan kami. Padahal, pada saat itu kami berupa rombongan, dan pada salah satu area makan Cimory Riverside ini juga penuh dengan pengunjung. Sebuah pelayanan yang sangat sigap dan mantap yang ditawarkan oleh Cimory Riverside ini.

Saya sempat mengintip area dapur dari Cimory Riverside ini. Ternyata area dapur dari Cimory Riverside ini sangatlah rapih dan bersih. Oleh karena itulah Cimory juga dengan bangga memperlihatkan area dapurnya dengan cukup terbuka. Tanpa panjang lebar lagi, berikut adalah review dari saya mengenai santapan di Cimory Riverside ini.





RING KANZLER SAUSAGE IDR 43,900

Sosis yang berwarna merah dan panjang ini diletakkan di atas sebuah piring bulat putih dengan bentuk seperti huruf “U”. Potato Wedges yang berwarna kuning keemasan ini diletakkan di bagian dalam sosis tersebut. Tidak hanya itu, Cimory Riverside memberikan salad segar berupa potongan wortel dan daun selada, serta garnish dan saus barbeque di bagian sampingnya.

Sosis dari Cimory Riverside ini cukup gurih dan lezat. Ditambah dengan saus barbeque yang manis gurih membuat rasa dari sosis itu semakin lezat. Tetapi memang, bau “asap” yang biasanya terdapat di sosis sangatlah tipis terasa. Teksturnya yang sedikit renyah di bagian luar dan lembut di bagian dalamnya menambah semarak suasana makan siang kami.

Untuk Potato Wedges-nya, warnanya yang memikat memang tidak menipu. Karena selain teksturnya yang garing di luar dan lembut di dalamnya ini cukup gurih dan memanjakan lidah kami.






SPIRAL KANZLER SAUSAGE IDR 44,900

Menu kedua dari Cimory Riverside ini adalah Spiral Kanzler Susage. Sosis yang panjang dan berwarna putih ini dibentuk berbentuk spiral di atas piring putih bulat ini. Sama seperti Ring Kanzler Sausage, menu ini juga disertakan dengan potato wedges, Salad, garnish dan saus Barbeque.

Karena warnanya yang putih, kita bisa langsung mengetahui daging apa yang digunakan untuk sosis ini Oleh karena itu, biasanya sosis yang terbuat dari ayam ini tidak berbau seperti sosis dari sapi. Rasanya sedikit lebih manis ketimbang sosis yang berwarna merah. Ditambah dengan saus BBQ yang lezat membuat manu ini menjadi semakin istimewa akan kesegaran dan kelezatannya.

Pada bagian salad dari menu ini, potongan selada dan wortel itu dituang dengan saus mayo yang gurih dan lezat. Sehingga kesegaran dari sayuran ini semakin terasa dan lezat.






CHICKEN CORDON BLEU IDR 44,900

Chicken Cordon Bleu dari Cimory Riverside ini  juga memang pantas dijadikan menu unggulan dari Cimory Riverside ini. Selain bentuknya yang cantik dan warnanya yang memikat, rasanya juga sangatlah istimewa. Disajikan dengan French Fries (bisa diganti dengan Potato Wedges) serta sayuran dan garnish di sampingnya. Saus berwarna oranye juga disajikan dan siap untuk menambah wangi serta rasa dari cordon bleu ini.

Begitu dipotong, kita bisa melihat daging ayamnya yang tebal diselimuti dengan tepung yang terkaramelisasi akibat deep fried tersebut. Sebuah kejutan yang berada di dalam Cordon Bleu inilah yang membuat makanan ini terasa sangat lezat.  Keju yang sedikit meleleh dan terbungkus dengan peperoni yang lezat membuat aroma, rasa serta tekstur di Chicken Cordon Bleu ini menjadi beragam dan istimewa. Tidak lupa, saus oranyenya (yang saya curiga terdapat keju di dalamnya) juga menambah kelezatan makanan ini.





NASI GORENG CHICKEN IDR 32,500

Saya selalu beranggapan, bahwa untuk mengetahui kelezatan sajian makanan di dalam sebuah restoran itu dilihat dari menu makanan yang paling standart. Menu standart yang terdapat di berbagai restoran dan rumah makan lainnya adalah “Nasi Goreng”. Jika sebuah rumah makan menyajikan nasi goreng yang lezat, maka dapat disimpulkan bahwa semua makanan di tempat itu adalah lezat.

Cimory Riverside ini menyajikan Nasi Goreng yang sangat lezat. Manis, asin, gurih dan asam semuanya terpadu dengan sempurna di bumbu khas Cimory ini. Semuanya berkolaborasi menciptakan sebuah ledakan yang membuat kita memejamkan mata dan menikmatinya hanya dengan indera perasa. Disertai dengan potongan ayam yang gurih manis menambah kekayaan tekstur, rasa dan aroma pada masakan yang satu ini.




Untuk minumannya, kami dimanjakan dengan lemon tea atau air putih dingin yang menyegarkan. Saya katakana “dimanjakan” karena kita bisa mengisi kembali minuman kami melalui poci yang telah disediakan oleh Cimory Riverside ini.






12.27
Seusai makan siang yang lezat itu kamipun akhirnya diajak ke area Chocomory. Kami semua dikumpulkan ke dalam sebuah ruangan berukuran persegi panjang yang cukup luas. Axel Sutantio memberikan presentasi mengenai Chocomory ini.




Beliau mengatakan bahwa Chocomory adalah sebuah factory-shop pertama di Indonesia yang tidak hanya menyajikan produk coklat pilihan berkualitas, akan tetapi juga memadukan seni pembuatan coklat didalamnya. Axel bercerita, sebelum beliau menentukan untuk membuka Chocomory, beliau mensurvey ke berbagai negara, khususnya negara-negara yang terkenal akan coklatnya yang lezat. Bahkan, konsep  factory-shop ini adalah hasil adopsi dari pabrik Chocolatier di Belgium, Swiss yang disebut sebagai “retailtainment”. Gabungan dari “retail” dan “entertainment”, dimana pengunjung tidak sekedar berbelanja di toko, akan tetapi juga dapat melihat langsung bagaimana cara membuat cokelat , bahan-bahan yang dipakai serta kebersihan pabrik dan  pekerjanya

Beliau juga dengan murah hati menceritakan pengalaman-pengalamannya sewaktu mengunjungi tempat-tempat yang menjajakan coklat. Ada fakta yang cukup menyedihkan, ternyata Indonesia ini adalah Negara penghasil Kakao nomor 3 di dunia, akan tetapi produsen coklat di Indonesia masih jauh dan kurang terdengar. Axel hendak menunjukkan bahwa, Indonesiapun mampu membuat coklat yang berkualitas.

Dengan mengusung tag line-nya yang berbunyi “Where Happiness Comes Alive”, Axel terus berusaha membuat setiap pengunjung yang datang dan orang yang menikmati coklat Chocomory merasa senang dan bahagia.

Pada presentasi yang diberikan oleh Axel, beliau juga sempat memberitahu kami berbagai produk unggulan dari Chocomory ini. Yakni:



CHOCOLATE COVERED IDR 40,000 / bag

- Almond Crunchies
Almond dan caramel yang dibentuk menjadi bujursangkar ini dilapisi susu coklat yang lezat. Resep dari Swedia ini mempunyai rasa yang manis sekaligus gurih. Tidak heran jika Almond Crunchies ini menjadi Best Seller dari produk Chocomory ini.

- Chocoreo
Biskuit oreo yang diselimuti dengan lapisan coklat ini merupakan 2nd Best Seller dari produk Chocomory. Rasa manis bercampur dengan pahit ini berkolaborasi dan membuat rasa yang sederhana namun akan membuat anda ketagihan.

- Cookie Coins
Cookie Coins ini adalah Chocolate Covered yang paling saya gemari. Terbuat dari homemade butter cookies yang dilumuri dengan coklat ini mempunyai rasa manis yang pas dan cocok di lidah saya.

- WaferFinger
Wafer coklat dengan 4 lapisan krim vanilla yang lezat ini dilumuri coklat dan menjadi favoritku yang kedua. Teksturnya yang renyah namun “crumble” di mulut ini memberikan sensasi yang sangat membuat kita ketagihan. Rasa manisnya yang pas dan tidak membuat eneg, membuat kita tidak akan berhenti memakannya sebelum coklat yang satu ini habis.

- Mocha Crunch
Rasa kopi yang kuat dan garingnya kue ini membuat rasanya sangatlah menggoda. Kombinasi rasa asin, manis dan aroma kopi yang khas membuat setiap orang yang ditawarkan akan mendapatkan kesulitan untuk menolaknya. Resep yang berasal dari Swiss ini akan setia menyemarakkan suasana santai anda.

- Cornflakes
Cornlakes yang renyah ini dilumuri coklat yang berkualitas tinggi membuat kita akan menelan air liur ketika melihatnya. Rasanya sangat pas bagi anda yang tidak terlalu penyuka rasa manis. Karena diantara dari 6 macam produk Chocolate Covered, cornflakes inilah yang paling rendah rasa manisnya.

Selain Chocolate Covered, Chocomory juga menyediakan aneka chocolate bars, pralines, Rocher & Lollypop, dan produk lainnya seperti susu coklat dan saus coklat. Keunikan dari susu coklat ini, selain disediakan yang sudah siap minum, Chocomory juga menyediakan bentuk kemasan yang cukup kita seduh dengan susu panas. Keunikannya, produk tersebut berbentuk “button” bukan bubuk.









13.36
Setelah  mendengarkan presentasi Chocomory, Axel mengajak kami ke pabrik coklat Chocomory. Tempatnya yang bersih membuat chocomory dengan bangga akan memperlihatkannya pada para pengunjungnya.Axel juga dengan semangat menceritakan segala sesuatu tentang coklat. Contohnya adalah, coklat yang mempunyai kualitas bagus, adalah coklat yang meleleh dengan suhu tubuh manusia. Kemudian, musuh bebuyutan coklat yakni air. Jika coklat terkena dengan air, maka akan menjadi semakin kental dan berpasir. Oleh karena itu segala pengolahan coklat ada baiknya dengan menggunakan tangan yang kering.





13.59
Setelah jalan-jalan dan melihat mesin-mesin pembuatan coklat Chocomory, kami diperkenalkan dengan Bpk yadi yang akan mengajarkan kami cara membuat praline. Langkah-langkahnya adalah:




-Pertama-
Dengan menggunakan kuas, olesi cetakan dengan coklat sampai merata.

-Kedua-
Masukkan coklat ke dalam kemasan

-Ketiga-
Keluarkan kembali coklat yang baru dimasukkan dengan memutar balikkan cetakannya. Hal ini guna membuat lapisan coklat yang dijadikan wadah.

-Keempat-
Masukkan ke dalam lemari pendingin tetapi jangan sampai coklatnya terlalu beku. Setelah coklat tersebut sudah sedikit kaku, masukkan bagian  isi praline secukupnya. Pada saat itu isi praline itu menggunakan coklat yang mempunyai aroma dan rasa hazelnut.

-Kelima-
Masukkan kembali coklat ke dalam cetakan lalu rapihkan.

-Keenam-
Masukkan ke dalam lemari pendingin untuk kedua kalinya dan biarkan membeku seluruhnya.

-Ketujuh-
Ketika sudah mengeras, kita tinggal mengeluarkan pralines itu dari cetakkan dan pralines siap disantap

Tanpa menunggu terlalu lama, pralines tersebut langsung raib dan masuk ke dalam perut para rombongan gathering.




Setelah mengajari kami cara membuat pralines, Bpk Yadi mengajarkan kami cara membuat Chocolate Bars. Secara garis besar, tahapan-tahapannya hampir mirip ketika kita membuat pralines.

-Pertama-
olesi cetakan dengan kuas agar terbentuk sesuai cetakan atau wadah.

-Kedua-
Jika anda ingin membuat coklat dengan isi, maka anda tinggal memasukkannya ke dalam coklat tersebut. Chocomory menyediakan kacang almond, mete, oreo atau cornflakes.

-Ketiga-
Masukkan coklat ke dalam kemasan, kemudian ketuk-ketuk supaya tidak ada “bubble” di dalam cetakkan tersebut.

-Keempat-
Masukkan ke dalam lemari pendingin

-Kelima-
keluarkan dan masukkan coklat batangan yang sudah jadi ke dalam kemasan.



Seluruh peserta gathering merasakan pengalaman membuat coklat batangan itu. Terlihat senyum dan bahagia di wajah mereka. Dengan antusiaspun mereka mencoba dan membuat coklat tersebut. Coklat bikinanku cukup sederhana. Karena saya hanya memasukkan cacahan kacang almond yang merupakan favoris saya.






15.23
Setelah masing-masing dari kami mendapatkan coklat hasil buatan kami, akhirnya kami kembali ke area makan di Chocomory Riverside. Beruntung saya duduk dekat dengan Axel, sehingga saya bisa bertukar pikiran banyak sekali dengan beliau.

Axel Sutantio adalah orang yang cerdas, seru tetapi juga sangat menghargai orang dan ramah. Kami disajikan Blueberry Yoghurtshake yang sangat lezat dan sensasional. Rasanya yang khas dan berupa yoghurtshake, maka akan mengembalikan kesegaran setelah lelah beraktivitas.







16.00
Acara jalan-jalan kami berakhir dengan mengunjungi toko Chocomory. Tempat yang akan membuat orang kalap mata untuk segera meraih dan membeli semuanya. Pada saat itu saya menyempatkan diri membeli beberapa macam chocolate seperti rocher dan lollypop yang akan saya jadikan oleh-oleh untuk teman dan sahabat, terutama grup kecil saya yakni SkinnyMini.



Saya juga sangat tertarik mencoba minuman susu coklat Belgia yang ditawarkan oleh Chocomory dengan bandrol IDR 20,000. Rasanya ternyata tidaklah sepahit yang aku pikirkan. Rasanya manis dan menggoda lidah. Hanya satu kelemahannya,  sangat sulit untuk menahan diri supaya tidak langsung menghabiskannya.


16.32
Akhirnya dengan berat hati, kami harus pulang ke Jakarta. Walau lelah, tetapi kami mempunyai pengalaman yang menakjubkan di Chocomory itu. Sebuah pengalaman yang tidak akan terlupakan atas jasa yukmakan.com. Sesuai dengan taglinenya, Chocomory adalah “Where Happiness Comes Alive”, itulah suasana hati saya ketika berada di sana maupun ketika mengetik tulisan ini. Sepertinya tidak sabar untuk kembali ke tempat ini dan bersantai bersama sahabat-sahabat saya yang lain.






CHOCOMORY
Cimory Riverside
Jl. Raya Puncak 415
Cisarua - Bogor

Sekian tulisan saya kali ini, sampai jumpa di tulisan saya selanjutnya.

Face book | Twitter | Instagram | 

6 Comment: