Convivium

CONVIVIUM - Open Rice Gathering

10/23/2012 Soya Yanagawa 1 Comments



Berlokasi  di Jl Panglima Polim IX No. 1, sebuah café yang bernama CONVIVIUM menjadi ajang tempat berkumpulnya para pecinta makanan yang diadakan oleh Open Rice Indonesia.



Restoran yang menggunakan nama dari bahasa latin yang berarti “jamuan” ini menggunakan dekorasi yang sangat sangat unik. Dengan menggunakan rak-rak kayu yang dipajang berbagai macam barang seperti botol wine, buku, vas, teko dan lainnya ini membuat suasana restoran ini terasa sangat nyaman, ramah dan menyenangkan. Pada salah satu sisinya, kita bisa melihat para chef yang dengan cekatan menyiapkan makanan di sebuah dapur yang hanya dibatasi oleh kaca. Sehingga, selain kita bisa melihat sang chef melemparkan adonan crust pizza ke atas, kita juga bisa melihat kebersihan dari dapur CONVIVIUM ini.





Area untuk menikmati jamuan di CONVIVIUM ini terbagi menjadi dua bagian. Pada bagian dalam, dikhususkan kepada para pengunjung yang tidak merokok, sedangkan pada bagian luar, dikhususkan untuk pengunjung yang merokok. Kedua area tersebut dibatasi oleh jendela besar yang semakin membuat suasana di tempat ini menjadi cantik, karena pada area bagian luar juga dibuat sedemikian rupa sehingga terlihat seperti teras yang cantik.


Acara gathering ini akhirnya dimulai sekitar pukul 12.30, ketika lengkap sudah para undangan tiba. Selain dihadiri oleh beberapa kru dari Open Rice, hadir pula 8 orang yang diundang untuk memeriahkan acara ini. Kedelapan orang yang beruntung itu adalah saya, Prawnche Ngaditowo, Verdi Danutirto, Angelina Yuliana, Vicky Reina, Novie, Cend Woo, dan Dita.

Acara ini dibuka oleh pengenalan terhadap Marketing Manager dari CONVIVIUM  Bpk. Steven dengan memperkenalkan secara singkat CONVIVIUM dan menu yang akan dicoba nanti. 


                                                                               

Acara yang diadakan Open Rice ini berlangsung dengan cukup meriah. Makanan-makanan datang silih berganti, dilengkapi dengan penjelasan oleh Bpk Steven baik mengenai makanan tersebut sampai dengan cara pengolahannya. Seperti layaknya artis, begitu makanan datang, para undangan langsung dengan sigapnya langsung mencari sudut yang tepat dan mulai memfotonya. Acara ini cukup meriah dan menyenangkan.


Setelah memfoto-foto makanannya, Bpk. Steven juga menyempatkan diri untuk menceritakan proses dari makanan-makanan yang disajikan. Setelah itu, barulah proses mencicipi makanan dimulai. Pada kali ini, beruntung kami mencicipi full set menu dari appetizer,  main course dan desserts. Pada saat itulah acara semakin menyenangkan dan semakin meriah.


| Menu
Seperti yang kita ketahui, CONVIVIUM itu terkenal dengan tag line “Homemade Italian Cooking” Jadi, pada menunya kita bisa menemukan masakan-masakan Italia dari appetizer sampai dessert-nya.

Karena menjajakan makanan dari Italia, sepertinya tidak lengkap jika tidak menyediakan wine. Oleh karena itu, CONVIVIUM juga menyediakan buku menu kedua yang menyajikan berbagai macam minuman wine.

Ada sebuah tulisan di buku menu yang cukup menarik bagiku. Tulisan itu berbunyi:
“If we are to make room for lite, we must rediscover the convivium. We must return to a time when food is placed back on the table – and it is worth eating slowly – and when conversation is not rushed” - Making Room for Lite by Randy Frazee
Karena saya merasa, seperti itulah yang saya rasakan ketika berkunjung ke CONVIVIUM ini begitu menarik. Di tempat inilah kita bisa menikmati jamuan makan yang semakin lezat jika kita menikmatinya secara perlahan, tidak terburu-buru dan ditemani dengan perbincangan yang santai dan menyenangkan. Sepertinya di tempat nilah kita dimanjakan oleh keindahan hidup.


| Complimentary

Ketika kita datang dan duduk di tempat pilihan kita, sang pramu saji akan dengan cekatan membawakan kita sebuah mini jar yang berisi dengan snack ringan yang bisa menemani kita sambi menunggu acara di mulai dan menunggu makanan datang.
_________________________________________________________________________________


| Drinks

Pada kesempatan kali ini, kami disuguhi olev CONVIVIUM dengan dua jenis minuman yang masukkan ke dalam pitcher. Dua jenis minuman itu adalah Lemon Tea dan Air mineral. Sewaktu acara ini berlangsung, pitcher minuman ini selalu ada terisi penuh. Sehingga kita tidak perlu khawatir kehausan dan juga untuk menetralisir mulut setelah makan makanan yang berbumbu. Untuk Lemon Tea-nya, Terasa banget lemonnya, bahkan rasa lemonnya mengalahkan rasa dari teh nya, sehingga rasanya menjadi sangat menyegarkan dan membuat mata kita menjadi terjaga dan hilanglah suntuk dan lelah.
_________________________________________________________________________________


Costini Pomodorini Rp. 35.000,-


Makanan pertama yang CONVIVIUM sajikan adalah Costini yang berarti roti panggang dan pomodorini yang berarti tomat. Costini Pomodorini ini berupa sebuah platter yang terdiri dari 3 pasang French toast ini diletakkan di atas sebuat wadah yang berupa batang pohon yang potong dan pada bagian tengahnya diletakkan buah tomat ceri yang segar dan memikat. Sepertinya, CONVIVIUM sangat memperhatikan keindahan makanannya dan menjadikan makanannya layaknya sebuah karya seni yang sangat cantik. Hal ini dikarenakan CONVIVIUM tahu, bahwa untuk menambah kenikmatan sewaktu menyantapnya, penampilan makanannyapun sangat berpengaruh untuk menggugah selera.


Platter ini terdiri dari 3 pasang French toast yang mempunyai topping yang berbeda-beda, yakni:
Chicken Liver + Butter
French Toast ini menggunakan hati ayam yang telah dihaluskan dan dicampur dengan butter. Karena menggunakan hati ayam, maka rasa pahit yang khas dari hati itu sangat terasa. Rasa yang unik ditambah dengan paduan teksturnya yang garing dari roti berpadu dengan campuran hati itu yang lembut membuat makanan ini menjadi lengkap dan kaya akan citarasa.

 Anchovies + Cheese
French Toast yang diberi keju yang meleleh dan anchovies di atasnya juga mempunyai rasa yang unik. French toast ini mempunyai rasa yang cukup asin. Hal ini dikarenakan anchovies yang mengandung garam, ditambah dengan keju membuat rasa gurih dan asin sangat terasa ketika menyantapnya.


Cherry Tomatoes
Terakhir adalah French Toast yang ditaruh potongan tomat ceri di atasnya. Berbeda dari kedua French toast di atas, rasa yang sangat terasa pada French toast ini adalah rasa manis dan kesegaran dari tomat cerinya yang dipotong-potong itu.

Akhir kata, aneka roti panggang ini bisa dimakan langsung atau ditambah dengan balsamic souce sehingga rasanya mempunyai sedikit asam dan menyegarkan. Ketiga macam roti panggang ini mempunyai kekayaan rasa dan tekstur yang sangat sayang untuk dilewati.
 _________________________________________________________________________________


Cream Ai Funghi Rp. 35.000,-

Cream Ai Funghi atau yang disebut dengan sup krim jamur ini diletakkan di sebuah mangkuk yang cukup besar dan diletakkan pula beberapa French toast yang menemani krim sup ini. Kemudian juga di tabur dengan potongan daun oregano dan sedikit keju parut pada bagian atasnya.

Jamur yang dihaluskan, membuat sup krim ini menjadi lebih sedikit bertekstur. Kemudian, pada sup krim ini juga terdapat potongan roti panggang dan juga dimasukkan potongan jamur, sehingga ketika menikmati sup ini, tekstur yang dirasakan sangat kaya dan beragam.

Rasa dari sup krim ini juga cukup unik. Rasa jamurnya yang terasa sangat kental tercampur krim yang gurih, membuat sup krim ini bisa menjadi salah satu alternative anda untuk membuka santapan di tempat ini.
 _________________________________________________________________________________




| Linguini Chitarra al Nero Seppia Rp. 80.000,-

Singkat cerita, pasta ini menggunakan tinta cumi pada masakan ini, sehingga warnanya menjadi sangat hitam. Pasta ini juga menggunakan linguini sebagai jenis pastanya, bentuknya hampir menyerupai dengan fettuccini hanya saja lebih tipis dan langsing. Kemudian pasta ini dicampur dengan potongan cumi yang berbentuk cincin dan tomat ceri yang segar dan ditabur dengan potongan daun oregano yang hijau menyegarkan. Untuk warnanya cukup menarik, karena warna hitam yang legam ditambah dengan merah merekah dari tomat ceri dan hijau dari oregano ini membuat makanan ini sangat kontras dan menarik perhatian.

Untuk rasanya, ternyata tidak semenyeramkan dari warnanya. Rasanya sedikit gurih dan menyegarkan, tetapi mungkin untuk lidah dari orang Indonesia khususnya, makanan ini akan terasa sedikit hambar. Hal ini dikarenakan lidah kita terbiasa dengan aneka masakan yang kaya akan bumbu. Tetapi overall, linguini chitarra al nero sepia ini cukup unik dan cukup menantang.
_________________________________________________________________________________


| Funghi Pizza Rp. 70.000,-
Pizza Jamur ini berupa crust pizza yang diberi tomato souce sebagai dasarnya, kemudian ditambahkan juga jamur, tomat ceri, keju mozzarella dan kemudian ditambah dengan olive oil.

Tekstur yang garing dari crustnya, ditambah dengan tomat dan jamur yang lembut, keju yang legit ini membuatnya cukup beraneka macam. Rasa gurih dari keju, kesegaran dari tomat dan rasa khas dari jamur diperkaya dengan olive oil membuat semuanya tercampur membuat makanan ini menjadi sangat lezat dan sayang untuk dilewatkan.



_________________________________________________________________________________



 | Roast Beef Rp.90.000,-

Menu yang paling memanjakan di Open Rice Gathering ini adalah Roast Beef ini. Daging sapi yang diiris tipis ini dimasak bersamaan dengan olive oil, bawang putih dan rosemary ini disajikan bersamaan dengan sayuran segar berupa tomat ceri yang manis. Tetapi, pada food testing ini, CONVIVIUM memberikan baked potato yang gurih dan lezat.

Jika anda memesan menu makanan ini, anda bisa memilih kematangan dari dagingnya. Semakin matang dari dagingnya, akan membuatnya menjadi semakin kering. Oleh karena itu, supaya membuatnya menjadi tetap juicy, ditambahkan olive oil.

Daging sapinya sangat lembut dan mudah untuk dipotong. Kemudian juga rasa dari bawang dan wangi yang menggugah selera dari rosemary-nya membuat roast beef ini terasa begitu sangat mewah.  Sebuh menu yang istimewa dari CONVIVIUM yang sangat pas dijadikan makanan utama anda.
_________________________________________________________________________________


| Assagio di Gelati e Sorbetti

Sepertinya tidak lengkap jika kita tidak mencicipi menu dessert dari CONVIVIUM ini. Assagio di Gelati e Sorbetti ini adalah menu dessert yang baru 2-3 bulan ditambahkan pada buku menu CONVIVIUM ini.

Assagio di Gelati e Sorbetti ini berupa gabungan dari 5 madam gelato dan 5 macam sorbet. Perlu diketahui, gelato menggunakan bahan dasar dari krim dan susu, sedangkan bahan untuk sorbet adalah bahan-bahan dari buah-buahan. Jadi, secara garis besar gelato lebih ke manis sedangkan sorbet lebih ke segar.

Seperti biasa, penampilan dari jamuan makan dari CONVIVIUM ini sangat cantik dan indah. Kesepuluh aneka gelato dan sorbet tersebut dimasukkan ke dalam gelas-gelas sloki dan ditaruh di atas wadah kayu yang memanjang.

Ke-5 macam Gelatonya adalah:
Vanilla Balsamico
Campuran dari ice cream vanilla dengan balsamic souce ini sangat lezat. Rasa vanilla yang semakin kuat karena dicampur dengan balsamic souce, sehingga ini menjadi rasa yang paling aku sukai.

Red Velvet
Red Velvet ini mempunyai rasa yang lezat dan menjadi favorit bagi kebanyakan orang. Rasanya yang unik, manis dan creamy ditambah dengan serpihan dari red vervet cake memberikan teksturnya yang tersendiri.

Risotto Mascarpone
Sempat menyangka bahwa mereka menggunakan parutan kelapa di dalamnya, tetapi ternyata teksturnya lebih lunak dan lembut dibantingkan kelapa, dan ternyata itu adalah risotto mascarpone. Rasanya cukup lezat, memang tidak semanis dengan vanilla balsamico, tetapi rasanya cukup mengenang dan sulit dilupakan.


Squid Ink
Gelato yang berwarna abu-abu ini ternyata menggunakan tinta cumi sebagai pewarnanya. Selain rasanya yang sedikit asin, rasa dari gelato ini sangat menyegarkan di lidah, karena rasanya yang unik dan lain daripada yang lain.

- Bacon
OK, gelato ini menggunakan irisan tipis daging bacon. Mungkin agak mengejutkan bagi beberapa orang, karena ternyata gelato ini mempunyai bahan dasar ice cream vanilla yang dimasukkan daging bacon selama 6 jam kemudian di angkat dagingnya. Alhasil rasanya manis bercampur gurih. Sebuah terobosan yang cukup inovatif dan layak diacungi jempol.

Sedangkan 5 Sorbetnya adalah:
Orange Basil
Sorbet ini menggunakan jeruk sebagai bahan dasarnya, sehingga warnanya menjadi kuning ke oranye. Seperti namanya, rasanya sangat jeruk dan terasa menyegarkan.


Lychee
Sorbet Lychee ini menjadi sorbet yang paling aku gemari. Rasa lychee yang kental dan menyegarkan membuat saya serasa tidak mau membaginya dengan yang lain dan ingin rasanya menghabiskannya sendiri.

Lime Rosemary
Sorbet dengan campuran lime dan dihiasi dengan daun rosemary ini juga cukup menyegarkan. Rasa lime yang asam dan wangi rosemary yang khas membuat sorbet ini menjadi favorit beberapa peserta Open Rice Gathering


Earl Grey
Rasa teh earl grey ini memang baru bagi pecinta sorbet. Tetapi rasa teh yang kental dengan warnanya yang unik ini membuat sulit untuk menolaknya.


Strawberry Chilly
Sorbet terakhir dan yang berada di urutan paling akhir adalah sorbet campuran strawberry chilly. Warna merahnya sangat menggoda dan sensual. Kesan pertama kali memasukkan sorbet ini ke dalam mulut adalah manis dan menyegarkan, tetapi ternyata sorbet ini mempunyai kejutan di after taste-nya yakni rasa panas/pedas dari cabe. Sebuah penutup yang sangat mengejutkan dalam serial gelato dan sorbet yang disajikan oleh CONVIVIUM ini.

OH, untuk menikmati makanan penutup ini, CONVIVIUM sudah mengurutinya satu persatu. Diawali dengan yang segar, diselingi dengan yang manis dan diakhiri dengan yang mengejutkan. Akhir kata, menu dessert ini cukup digarap dengan serius oleh CONVIVIUM  sehingga Assogio di Gelati e Sorbetti ini bisa menjadi signature dish dari CONVIVIUM ini.
_________________________________________________________________________________


| Torta Passione / Red Velvet Rp. 38.000,-

Last but not least, kita akhirnya diberi kesempatan untuk mencicipi makanan penutup legendaris dari CONVIVIUM  yakni Red Velvet.

Berbeda dengan Red Velvet lainnya, di CONVIVIUM ini, red velvet-nya menggunakan icing dari kombinasi antara cream cheese dan mascarpone, kemudian biasanya red velvet menggunakan caramelized peanut, tetapi CONVIVIUM menaburnya dengan parutan kelapa.

Berbeda dari kebanyakan kue yang kebanyakkan memberikan rasa manis yang berlebih, CONVIVIUM memberikan rasa manis yang pas. Kue red velvet-nya yang lembut dan sedikit lembab sangat lezat digabungkan dengan cream cheese yang juga tdak terlalu manis. CONVIVIUM menggunakan gabungan krim keju dengan marscapone supaya rasa dari krim itu tidaklah membuat eneg.

Memang cake ini sangat cocok mendapatkan gelar “Devil’s Food”. Karena warnanya yang merah menggoda dan rasanya yang lezat membuat kita sulit untuk menolak menikmati makanan ini.
_________________________________________________________________________________

| Pelayanan

Pelayanan dari CONVIVIUM ini sangat bagus. Dengan cekatan, pramusaji mengangkat piring-piring kotor kita dan kemudian mengganti dengan peralatan makan yang lain, yang sesuai dengan tema masakannya. Senyuman juga tidak lepas dari wajah mereka ketika kita meminta tolong untuk menjelaskan beberapa jenis makanan. Overall, keramahan, kecekatan dan penguasaan terhadap menu merupakan kombinasi yang sempurna dalam sebuah pelayanan yang tersaji di CONVIVIUM ini.


Jika anda ingin menghubungi CONVIVIUM lebih lanjut, anda bisa menghubunginya di:

CONVIVIUM
Jalan Panglima Polim IX No. 1
Melawai 12160, Jakarta Selatan
T. +62 21 726 9963
F. +62 21 726 9809
E. convivium.jakarta@gmail.com

Twitter
@conviviumdeli


Sekian review dari saya, semoga bermanfaat.
Terima kasih kepada OPEN RICE dan CONVIVIUM atas kesediaannya mengundang saya ke acara ini.

Sukses dan maju terus.





Face book | Twitter | Instagram | Linkedin |

1 Comment: