Starbucks

Starbucks - PIM 2

9/10/2012 Soya Yanagawa 0 Comments


Pada suatu ketika, setelah makan siang di Food Court Pondok Indah, saya menyempatkan diri untuk mampir ke Starbucks yang berada di Lower Ground Pondok Indah mall 2 ini.

| Location
Lokasi dari Starbucks ini berada di samping eskalator yang berada di tengah-tengah SOGO. Berada di satu lantai dengan FoodHall, membuat Starbucks ini cukup ramai dikunjungi oleh banyak orang. Karena lokasi yang bisa dikatakan cukup private dan cocok untuk business meeting dan menongkrong bersama teman.

| Environment
Seperti biasa, Starbucks menggunakan nuansa berwarna coklat pada dekorasinya. kursi dan meja berwarna coklat tersebar di seluruh area Starbucks ini. Jika kita perhatikan, hampir semua outlet dari Starbucks ini menggunakan meja yang sama. Dengan meja kayu yang mempunyai motif khas Starbucks atau dengan meja dari besi yang berwarna gelap. Benar-benar sebuah standarisasi yang patut diacungi dengan dua buah jempol.

Stand di Starbucks pun hampir sama dengan stand di outlet Starbucks manapun. Etalase berisikan makanan seperti sandwich dan kue-kue berada di sebelah tempat membuat kopi dan minuman yang dipisahkan oleh kasir. Senyum ramah dan pelayanan khas Starbucks pun juga bisa dikatakan baik. Hanya saja ada sedikit kekesalan mengenai pelayanan Starbucks pada kali ini.

| Food & Beverages
Seperti biasa saya memesan kopi hitam dari drip coffee of the day. Keunikan dari drip coffee of the day ini adalah biji kopi yang digunakan tiap minggunya bisa berubah-rubah. Tergantuk musim dan tergantung biji kopi mana yang sedang dipromosikannya.

OH, sebenarnya, jika anda sudah langganan di sebuah Starbucks, anda bisa membeli cangkir di Starbucks dan menitipkannya di tempat itu. Jadi jika anda datang ke tempat itu, anda akan segera mendapatkan minuman anda dengan mug yang anda miliki. Tetapi dengan catatan, anda sering ke sana.

Untuk makanannya saya memesan Fruit Cake Mango Lychee. Sebenarnya sewaktu memesan, saya dilayani oleh seorang barista. Tetapi ketika mengambil pesanan, cake yang saya pesan tidak disiapkan. Ketika saya mencari barista yang melayani saya, sepertinya ia sedang masuk ke dalam... Saya kira akan diberikan oleh barista lainnya, eh ternyata setelah lama menunggu fruit cake saya tak kunjung keluar.... akhirnya saya menanyakan pesanan saya dan baru mereka keluarkan dari etalasenya.

Tetapi kekesalan itu langsung hilang setelah menikmati kue ini. Kue yang menyerupai cheese cake ini terdapat potongan buah lychee di dalamnya dan juga menggunakan lapis legit di bagian luarnya dan terdapat lapisan transparan dengan warna oranye yang berasa mangga. Rasa buah mangga dan lychee begitu menyatu dan menggelitik lidah. Ditambah dengan cream cheese dan kegurihan dari lapis legitnya membuat makanan ini sangat sayang untuk dilewatkan.

Ketika menikmati makanan ini terasa sangat menyenangkan dan menyegarkan. Sangat cocok bagi anda yang menginginkan kesegaran. Sepertinya sudah waktunya untuk makan siang......Sekian review saya dari Starbucks di LG Pondok Indah Mall 2 ini. Sampai berjumpa di review selanjutnya

Cheers!!




Face book | Twitter | Instagram | Linkedin |

0 Comment:

paregu

Paregu - Arteri Pondok Indah

9/10/2012 Soya Yanagawa 0 Comments


Saya datang ke Paregu ini di pertengahan bulan Februari lalu. Oleh karena itu masih berada di dalam suasana romantis Valentine. Pada saat itu, kebetulan bos mau memberikan ucapan terima kasih dengan mentraktir kita semua di Paregu ini. Karena di tempat ini kita bisa menikmati makanan sebanyak dan sesuka kita.
| Location
Restoran yakiniku dan shabu-shabu yang bertajuk Paregu ini bisa dikatakan cukup strategis. Jika anda dari arah Pondok Indah, anda tinggal lurus menelusuri jalan Arteri Pondok Indah dan akan menemukan restoran Paregu ini di sebelah kiri. Keunggulan dari Paregu ini adalah lokasinya yang strategis, mudah dijangkau dan yang terutama mempunyai lapangan parkir yang cukup luas. Sehingga, kita tidak perlu bingung untuk memarkirkan kendaraan kita.

| Environment
untuk suasana di Paregu cukup luas. dekorasi dari Paregu ini juga cukup sederhana dan terkesan "homy". Unsur kayu yang menghiasi restoran Paregu ini membuat kesan teduh dan nyaman. 
Area makan dan memasak Paregu terbagi atas dua area. Sebenarnya dua area tersebut sama saja, karena berada di dalam ruangan dan di keduanya bebas untuk merokok. Bebas untuk merokok dikarenakan tempat ini mengambil tema all you ca eat yakiniku dan shabu-shabu, jadinya tempat memasak dan tempat memakannya berada di atas meja itu sendiri. Dengan kebulan asap makanan membuat Paregumenyediakan alat sirkulasi udara, itulah sebabnya dimanapun kita memilih tempat, kita bebas merokok.
Kedua area makan Paregu itu berupa sebuah ruangan yang cukup luas. dengan meja dan kursi yang tersebar ke seluruh ruangan dan sebuat stand di tengah-tengahnya yang berupa tempat bahan-bahan untuk yakiniku dan shabu-shabu.

Jika kita datang dan sudah menempati tempat, kita bisa langsung mengambil bahan-bahan makanan yang berada di stand itu. Tapi.... sebelum mengambil bahan-bahan yang untuk di masak, ada baiknya kita mengambil sup seafood khas paregu yang menggunakan kuah tom yam.
Sup tersebut berupa kuah tom yam yang diisi dengan berbagai jenis makanan laut seperti ikan dan udang. Kuahnya yang segar dan kental, sangat cocok untuk dijadikan sebagai makanan pembuka sekalian kita menunggu masakan kita masak.


Sesuai dengan tema Yakiniku dan Shabu-shabu, Paregu membedakan penempatan bahan-bahan makanannya. Kemudian, Paregu juga menyediakan sebuah panci elektrik untuk memasak shabu-shabu di atas meja kita. Kita tinggal mengambil bahan-bahan tersebut lalu memasukkan ke dalam panci tersebut dan tunggu sampai mendidih.
Untuk Yakinikunya kita bisa melihat ada dua buah saus yang di letakkan di samping piring kita. Yakni saus yang polos dan saus yang ditaburi wijen. Saya lupa, saus mana yang digunakan sebelum dimasak dan saus yang mana yang digunakan setelah masakan sudah mapatang. Ada baiknya sewaktu sedang disediakan oleh pramusaji, kita menanyakannya.
Untuk bahan-bahan makanan dari yakiniku dan shabu0-shabunya, Paregu tidaklah pelit. Keanekaragaman yang cukup banyak membuat kita sedikit bingung untuk mengambilnya pertama kali. Tetapi jika kita sudah mengetahui makanan yang menjadi favorit kita, kita tinggal mengambil kembali bahan makanannya di stand tersebut. 
Keunggulan dari Paregu adalah kesigapan dari para pramusajinya. ketika bahan makanan sudah mulai habis atau tinggal sedikit, mereka segera mengisi ulang wadahnya. Jadi pelanggan lain pun tidak kekurangan.

Jika anda sudah selesai menikmati makanan anda, anda dapat melihat meja yang berisikan makanan-makanan penutup. Di meja tersebut terdapat beberapa macam pudding yang sudah dipotong-potong bersama dengan saus fla nya yang lezat. Jika anda tidak menyukai pudding, Paregu juga menyediakan potongan-potongan buah segar seperti semangka, melon, nanas dan lainnya.

tetapi berhubung pada saat ini adalah masih dalam nuansa valentine, maka Paregu juga menyediakan sebuah makanan yang cantik dan lezat. Sebuah kue kecil yang penuh dengan warna warni, dibentuk menjadi bentuk hati, cabai, lemon dan anggur... Bagian isinya terbuat dari kacang hijau yang sudah dibersihkan dan dihancurkan kemudian dibungkus dengan lapisan warna warni yang seperti agar-agar, sehingga kue-kue kecil itu menjadi mengkilat dan terlihat sangat cantik.

Masih dalam menu makanan penutup, ada sebuah meja yang terdiri dari berbagai macam bahan untuk membuat es campur. Dari biji delima, cincau, acar cina dan lainnya dilengkapi dengan susu kental, santan dan gula merah membuat kita bisa meracik es campur yang kita inginkan.
Akhir kata, Paregu adalah sebuah restoran yang cocok untuk kumpul-kumpul keluarga, teman, dan bahkan acara-acara seperti ulang tahun dan acara kantor. Karena di beberapa tempat juga tersedia tempat yang bisa dijadikan ruangan, sehingga bisa lebih private.
Sekian review saya dari Paregu di Jl Arteri Pondok Indah ini. Sampai ketemu di review selanjutnya.
Cheers!!



Face book | Twitter | Instagram | Linkedin |

0 Comment: