Bandung,

Nasi Bancakan Mang Barna & Bi O’om - Bandung

5/08/2012 Soya Yanagawa 0 Comments

Jika dahulu kita hanya mengetahui nama makan yang khas Sunda adalah AMPERA dan LAKSANA, ternyata kini ada juga tempat makanan yang serupa dan menyajikan makanan yang tidak kalah beragam dan lezat seperti kedua tempat itu. Nama dari rumah makan ini adalah Nasi Bancakan Mang Barna & Bi O'om yang terletak di Jl. Trunojoyo No. 62

| LOCATION

Nasi Bancakan ini terletak di Jl. Trunojoyo, di daerah dago bawah yang dekat dengan jalan dago dan jalan Riau. Sehingga, tempat Nasi Bancakan ini cukup strategis dan mudah di jangkau. Hanya saja, karena tempat ini mempunyai kapasitas parkir yang terbatas, alangkah baiknya kita datang kemari naik motor.

Mungkin karena tempatnya yang strategis itulah yang membuat tempat ini ramai dikunjungi oleh pengunjung. Bukan hanya warga Bandung sajalah yang datang ke tempat ini, tetapi banyak sekali orang Jakarta yang singgah dan bersantap di tempat ini. Alhasil, tempat ini sangat penuh dan ramai.

| ENVIRONMENT

Suasana ramai dan penuhlah yang kita dapatkan ketika pertama kali masuk ke tempat ini. Ruangan dari Nasi Bancakan  ini cukup luas. Tetapi walau luaspun hampir sulit kita melihat tempat yang kosong. Kemudian dengan antrian yang masih panjang membuat sepertinya mustahil untuk mendapatkan tempat untuk bersantap.

Tetapi jangan salah, Karena luasnya ruang makan di Nasi Bancakan ini, maka banyak juga pengunjung yang sudah siap-siap untuk pergi. Jadi sebenarnya, kita tidak usah takut untuk tidak mendapatkan tempat duduk.

Area makan dari Nasi Bancakan  ini bisa dikatakan terbagi menjadi 2 bagian. Yakni tempat makan dengan meja dan kursi, dan satunya lagi adalah tempat makan berbentuk lesehan. Karena ada beberapa meja merupakan meja besar dan panjang dan tempat lesehan yang cukup luas, tidak usah sungkan untuk permisi untuk bergabung dengan tamu yang sudah ada terlebih dahulu.

Untuk Suasananya, Nasi Bancakan ini menggunakan lampu yang dibuat seperti lampu minyak jaman dulu. Kemudian, di seluruh dindingnya terdapat berbagai hiasan dinding seperti lukisan, foto dan lain sebagainya. Keunikannya Nasi bacakan  ini, mereka mengutamakan pelayanan. Mereka menulis berbagai himbauan, doa dan saran untuk pengunjung. baik dengan bahasa Sunda maupun dengan bahasa Indonesia. Itulah yang membuat Nasi Bacakan ini begitu meriah dan menyenangkan.

| SERVICE

Karena Nasi Bacakan ini kita semi melayani sendiri, jadinya ada baiknya saya menjabarkan bagaimana kita memesan.

Jika kita melihat banyak orang berjejer, berarti dari barisan paling belakanglah kita berdiri mengantri. Setelah dekat, kita bisa melihat piring-piring yang tersusun rapih. Kita tinggal mengambil piringnya dan mulai mengisinya dengan makanan-makanan yang tertata rapih di meja panjang. Setelah memilih-milih, kita memberikan piring kita ke pramusaji di beakang meja untuk di goreng. Selagi menunggu, kita bisa mengambil lalapan secukupnya dan memilih makanan-makanan lainnya seperti gulali, es goyang krupuk dsb.

Nah, setelah mendapatkan kembali makanan yang kita pilih dan sudah dimasak, berjalanlah kita ke arah antrian untuk membayar. disitu akan ada orang yang bertugas mencatat pesanan kita dan orang yang menghitung serta proses pembayaran. Setelah itu, kita bisa mulai mencari tempat makan kita.

Oh, ada tulisan di dinding, jika kita sudah memesan dan membayar, tetapi kita mau nambah, jangan segan untuk meminta tolong petugas di sana untuk memesan. Karena, kita tidak usah ikut antri lagi :)

Kemudian, karena Nasi Bancakan ini mengutamakan keramahan dari para pelayannya, maka para pelayan juga memberikan senyuman yang ramah dan menyenangkan. Kemudian, mereka juga tidak segan untuk membantukan para pengunjung untuk mencarikan tempat duduk yang tersedia.

| FOOD

Untuk makanannya, saya rasa sangat spesial. karena kita bisa makan makanan yang sederhana, tetapi dengan rasa yang spesial dan menyenangkan. Walau pesanan saya hanya nasi, dengan terong balado dan ikan asin jambal..... semuanya terasa lezat dan nikmat.

tetapi saya juga menambah makanan lainnya dink... Yakni jeroan seperti usus, paru dan limpa.... Karena saya penasaran dengan rasa jeroan yang disajikan oleh Nasi Bancakan ini. Ternyata, rasa keingintahuan saya terpuaskan. Semua yang saya makan sangat lezat dan nikmat. Rasa yang gurih, lezat dan ditambah dengan suasana yang menyenangkan, sangat mengobati rasa keingintahuan saya untuk mencoba tempat ini.

Oh, Perlu diketahui, Nasi Bancakan ini tidak membuka cabang. Oleh sebab itulah Nasi Bancakan ini sangat ramai dikunjungi oleh pelanggan setianya.

Sepertinya, saya tidak sabar untuk kembali ke tempat ini untuk bersantap dan menikmati makanan yang disajikan di sana.

Sekian review saya dari Nasi Bancakan di Jl. Trunojoyo- Bandung ini

Sampai ketemu di review selanjutnya,

Cheers!!

You Might Also Like

0 Comment: