eatology

Eatology - Sabang

5/21/2012 Soya Yanagawa 2 Comments


Mungkin anda sudah mengetahui dan pernah mendengar mengenai Q Smoke House yang terkenal akan dagingnya yang diasapkan selama berjam-jam. Nah, pada kali ini saya mendapat kesempatan untuk menikmati restoran yang merupakan saudara dari Q Smoke House yang bernama Eatology.




| Location

Tidak sulit untuk menemukan Eatology ini. Berada di Jalan Sabang, dan terletak berdekatan dan sejejer dengan hotel Maxone yang di Sabang, membuat restoran Eatology ini mudah ditemukan dan dijangkau dari mana-saja. Karena terletak di jalan Sabang yang ramai akan pengunjung dan terkenal akan jalan dimana banyak sekali tempat makan yang enak dan menyenangkan, membuat Eatology akan menambah kesemarakan dan keramaian Jl. Sabang.







| Environment


Jika kita memasuki Eatology ini, kita akan disambut dengan suasana hangat dan nyaman restoran ini. Tempat menikmati sajian makanan di Eatology ini secara garis besar terbagi menjadi 2 bagian. Bagian yang bebas untuk merokok dan bagian yang bebas rokok. Untuk bagian bebas rokok, terletak di bagian depan. Area tersebut menggunakan dekorasi yang cantik dan menyenangkan, dengan menggunakan dekorasi yang berwarna alam seperti kayu dan coklat, Eatology juga menempatkan beberapa pot besar yang berisi tanaman hijau yang mempercantik dan menyejukkan ruangan itu. Oh, di depan pintu masuk itu juga, kita dapat menemukan bar untuk membuat minuman dan tersaji berbagai macam makanan penutup kemudian di seberangnya terdapat wine cellar yang berasal dari berbagai daerah dan merk. Menurut info, area makan ini jika pada siang hari menggunakan pencahayaan dari sinar matahari, yang melewati sela-sela langit-langit yang menggunakan bahan tembus cahaya. 

Untuk bagian lebih dalam, area ini di khususkan untuk yang tidak merokok. Suasananya lebih romantis, dan lebih kyusuk. Keunikan dari dekorasi bagian dalam ini, mereka tetap menggunakan kayu sebagai dekorasi utamanya, tetapi di salah satu bagian dindingnya terdapat banyak sekali botol-botol wine yang tertata dengan rapih. Pencahayaan di Eatology ini juga sangat cantik dan semakin membuat tempat ini menjadi semakin nyaman.

Sewaktu saya masuk ke Eatology ini, seseorang pramusaji akan menyambut kita dan mengajak kita ke meja yang tersedia. Berhubung teman saya sedang mengadakan pesta ulang tahunnya di Eatology ini,  saya langsung diajak untuk duduk di sebuah tempat yang sudah di-reserved.



| Menu

Berhubung teman saya mengadakan ulang tahunnya di tempat ini, oleh karena itu Eatology memberikan saya menu khusus untuk acara ini. Lengkap dari appetizer, main course dan drinks sudah tertera di selembaran kertas berwarna pink ini.

| Food

Appetizer

Makanan pembuka yang disediakan adalah fried mushroom. Jamur yang dibungkus dengan tepung ini di goreng hingga berwarna keemasan. Tepung itulah yang membuat jamur ini menjadi cantik dan garing di luar, begitu digigit, kita akan merasakan lembut dan lezatnya jamur tersebut. Dilengkapi dengan saus tartar di sebelahnya dan sayuran segar sebagai garnishnya, membuat menu appetizer ini sangat cocok untuk menemani kita berbincang-bincang sambil menunggu makanan kita datang.


Main Course


Oxtail Soup

Oxtail Soup atau sup buntut ini disajikan di dalam  mangkuk besar yang cantik dan dilengkapi dengan satu piring nasi dan emping melinjo, serta piring kecil berisi cabai. Pada sup buntutnya terdapat potongan kentang dan ekor sapi yang besar-besar kemudian kuah dari sup buntut ini sangatlah kental dan gurih, kaldu dari sapinya sangat meresap dan terasa sangat lezat. Yang perlu diperhatikan adalah, Eatology tidak pelit memberikan dagingnya, daging ekornya besar-besar dan banyak. dihiasi dengan potongan wortel berbentuk bunga dan ditaburi dengan bawang goreng menambah kecantikan makanan ini dan kegurihannya.






Dory 

Ikan dori yang dipanggang ini diletakkan di tengah piring bersamaan dengan semangkuk sausnya dan potongan kentangnya. Ikan dori dari Eatology ini sangatlah empuk dan lezat. ditamah dengan sausnya yang gurih memberikan sebuah "pesta" di dalam mulut. Menu ikan dori inilah yang paling digemari oleh teman-teman saya.


Nasi Goreng Kampung

Nasi Goreng Kampung dari Eatology ini bisa dikatakan jauh dari imaji kampung. Karena nasi goreng ini begitu mewah. Goreng yang digoreng dengan bumbu dan kecap ini dibentuk dengan mangkuk kemudian diletakkan telur mata sapi yang kemudian diberi bawang goreng. Di samping nasi goreng tersebut terdapat potongan sayap ayam, kerupuk berwarna-warni yang kemudian dilengkapi dengan potongan ketimun dan tomat sebagai garnishnya.

Rasa dari nasi goreng ini sangat lezat dan gurih. Bumbu yang dipakai di nasi goreng ini sangat gurih dan pas di lidah sehingga memberikan sensai yang menyenangkan. Ditambah dengan potongan ayam yang lezat, membuat Nasi Goreng Kampung ini terasa sangat mewah dan lezat.



Grilled Salmon


Ikan salmon yang dibakar dan berwarna coklat keemasan itu diletakkan disamping mashed potato dan sayuran-sayuran yang segar, tidak lupa sebuah mangkok berisi dressing untuk salmon tersebut. Dressing untuk salmon ini ada 3 macam, yakni barbecue souce, Mushroom Souce dan black pepper souce. Untuk kentangnya juga bisa dibuat menjadi mashed potato atau baked potato.

Wangi dan rasa gurih dari ikan salmon yang dibakar itu sangat khas dan menggugah selera, ditambah dengan saus yang menambah citarasa yang lezat dan menyenangkan membuat santapan ini terasa sangat kaya akan rasa. Kentang yang sebagai makanan pendampingnyapun sangat lembut dan gurih. Overall, makanan ini bisa menjadi rekomendasi bagi anda pecinta salmon.


Arugula Pizza


Pizza dari Eatology ini mempunyai crust yang tipis dan garing. Pizza ini mempunyai topping jamur, keju dan daun arugula itu sendiri. Yang membuat makanan ini istimewa adalah kejunya yang melimpah dan sangat gurih, ditambah dengan potongan jamur yang gemuk-gemuk dan daun arugula  membuat pizza ini sangat lezat dan tidak membuat eneg.



| Drink


Minuman yang disediakan adalah lemon tea, ice tea dan Thai Ice Tea. Tetapi yang paling menarik adalah thai ice tea-nya. Teh dari Thai Ice Tea ini mempunyai rasa yang khas, rasa pahit, wangi dan teksturnya lebih gelap dari teh biasa. Ditambah dengan susu dan es yang menyegarkan memberikan rasa tersendiri untuk thai ice tea ini. Pahit dari teh dan manis dari susu serta kesegaran dari esnya membuat minuman dari Eatology ini layak untuk dicoba. Bahkan, harus untuk dicoba.



Seusai bersantap, akhirnya saya tahu kenapa di dalam menu itu tidak diberikan menu untuk dessert. Karena, kini tiba saatnya untuk bernyanyi dan meniup lilin kue ulang tahun. Akhir kata, Eatology adalah tempat makan yang nyaman dan menyenangkan untuk berkumpul bersama sahabat, bahkan untuk mengadakan acara ulang tahun-an.


Sekian review saya dari Eatology di Jl. Sabang ini. Sampai berjumpa di review selanjutnya :)

You Might Also Like

2 comments:

  1. hummm..sauce salmon ada 3, son...BBQ, Mushroom and Black Pepper.

    ReplyDelete
  2. emang 3 kokkkk....
    btw.... Dahli kasih tau yah x_x

    mampuslah aku.....

    ReplyDelete