Convivium

CONVIVIUM - Homemade Italian Cooking - Panglima Polim

5/02/2012 Soya Yanagawa 0 Comments

Sebenarnya, saya pergi ke CONVIVIUM ini si pertengahan Februari lalu. Saya pergi ke sana karena banyak sekali teman yang memuji dan mereferensikan saya untuk mencoba kuenya. Akhirnya, pada akhir pekan, saya bersama teman saya pergi ke sana untuk mencoba makanan dan suasana yang ditawarkan oleh CONVIVIUM ini.




LOCATION
Strategis terletak di jalan Panglima Polim, CONVIVIUM akan memanjakan anda dengan masakan Italia yang cantik serta lezat, yang dibuat dari dapur CONVIVIUM ini. Tetapi, ada baiknya sebelum anda ke tempat ini, anda membookingnya terlebih dahulu. Dan untuk menu-menu tertentupun ada baiknya anda booking dahulu. Contohnya adalah Red Velvetnya yang terkenal itu. Karena, sangking terkenalnya tempat ini, tempat ini jarang sekali ditemukan sepi.

Walau tempat ini terkenal dan ramai dikunjungi orang banyak, sayang sekali tempat parkirnya sangat kurang. Jadinya, jika kita kurang beruntung, maka kita harus memarkirkan kendaraan kita sedikit jauh dari CONVIVIUM ini.


ENVIRONMENT
Karena saya kemari di bulan Februari dan kasih sayang sedang tersebar di mana-mana, maka CONVIVIUM menghiasi ruangannya dengan banyak sekali bentuk hati. Dari kertas-kertas pink yang digantung di langit-langit sampai hiasan meja menggunakan bentuk hati.

Untuk suasananya, CONVIVIUM sepertinya diperuntukkan kepada pengunjung yang ingin menongkrong dan berkumpul bersama teman-teman yang lain. Hal itu bisa di lihat dari meja makan kayu yang besar dan kursi yang disediakan oleh CONVIVIUM ini. 

Untuk dekorasinya, di salah satu sisi CONVIVIUM menampilkan jejeran rak yang terpajang berbagai pernak-pernik yang menarik. Suasana nyaman dan menyenangkan itu ditambah oleh lampu gantung yang sederhana namun sangat tepat, sehingga mempercantik suasana bersantap CONVIVIUM ini.



MENU
Menu dari CONVIVIUM ini cukup sederhana. Berupa sebuah papan yang terdapat lembaran-lembaran kertas yang berisikan menu-menu yang ditawarkan oleh CONVIVIUM ini. Seperti kebanyakkan restoran itali, mereka menawarkan berbagai macam pasta dan berbagai macam pizza. Namun, untuk kali ini saya kemari hanya untuk mencicipi kelezatan cake-nya yang sudah terkenal di mana-mana.


| RED VELVET
Seperti namanya, cake ini terkenal akan dengan warnanya yang merah. Untuk ukuran cake yang di jual di cafe, Red Velvet dariCONVIVIUM ini bisa dikatakan cukup mahal. Tetapi, sesuai dengan harganya, ukuran potongan red velvet dari CONVIVIUM ini cukup besar, dan rasanya juga red velvet yang paling enak dibandingkan dengan red velvet dari tempat lain.

Perlu diketahui, biasanya warna merah dari red velvet itu berasal adai jus buah bit. Sebenarnya dahulu warna merah dari kue red velvet ini mempunyai mitos berasal dari reaksi kimia antara baking soda dan bubuk kokoa. Sebenarnya, dahulu warna merahnya itu mereka menggunakan zat pewarna makanan. Hanya saja karena dahulu ada kesulitan untuk memperoleh zat pewarna makanan (pada masa perang dunia ke-2), maka mereka menggantinya dengan menggunakan jus dari buah bit. Biasanya kue berwarna merah itu di beri icing berupa butter cream atau cheese cream Makanya krim dari red velvet CONVIVIUM terasa manis dan berbeda dari krim lainnya yang tak berasa dan membuat eneg.

Oh, sebagai informasi, konon red velvet ini juga sering disebut dengan devil's food. Mungkin karena warnanya yang merah gelap dan rasanya yang lezat. Tetapi ternyata gelar "devil's food" ini tidak hanya diraih oleh red velvet ajah, kue chocolate juga menyandang gelar itu. Mungkin karena rasa coklat yang suangat lezat itu....


RAINBOW CAKE
Seperti namanya, kue ini terdiri dari 7 layer cake yang menggunakan warna pelangi. Warnanya adalah: Merah, Jingga, Kuning, Hijau, Biru, Nila dan Ungu. Kue pelangi dari CONVIVIUM ini cukup menarik, namun rasanya menurut saya biasa saja. Walau berbeda warna, tetapi rasa dari setiap lapisan cake itu sama (rasa almondnya)... coba kalau setiap lapisan warna mempunyai rasa yang berbeda-beda juga, pasti akan lebih "wah". tapi mungkin saja takut kalau rasanya yang tercampur-campur malah menjadi aneh dan tidak enak :D

Asal usul rainbow cake ini sebenarnya cukup menarik. Berawal dari keinginan seorang mahasiswi bernama Kaitlin Flannery memberi kejutan kepada temannya yang berulang tahun. Temannya itu menyukai pelangi, oleh sebab itu muncullah ide itu. Ia bermaksud memberi kue yang biasa saja jika dilihat dari luar, namun ketika dipotong akan terlihat permainan warnanya yang indah. Alhasil, temannya menyukainya

Kaitlin Flannery memasukkan kuenya ke dalam blognya, dan ternyata karena itulah banyak yang membicarakannya. Alhasil ia diundang ke sebuah acara televisi di tahun 2010 dan mempraktikkan bagaimana cara pembuatan kue itu. Sehingga kue itu menjadi mendunia seperti sekarang. Keren yah sejarahnya :D


LYCHEE TEA
Untuk minumannya, saya hanya memesan minuman teh dengan aroma leci. Seperti banyaknya restoran yang menyediakannya, teh leci yang segar ini diberi potongan buah leci, sehingga teh ini sangat cocok untuk menghilangkan haus dan dahaga kita yang terutama tinggal di cuaca seperti Jakarta ini.

SERVICE
Mengenai pelayanannya, pelayannya cukup ramah dan sigap melayani para pengunjung. Walau keadaan restorannya ramai, waktu menunggu makanan kita ini tidaklah lama. Sehingga saya rasa servicenya cukup memuaskan



Akhir kata, pengalaman saya di CONVIVIUM cukuplah menyenangkan. di CONVIVIUM inilah untuk pertama kalinya saya merasakan red velvetku. Walau satu slice red velvet dari CONVIVIUM ini cukup mahal, tetapi saya rasa sulit untuk menyaingi rasa dari kue beludru merah yang ditawarkan oleh restoran lainnya.

OH, jika anda ingin makan di tempat ini, dan menikmati menu-menu favorit, ada baiknya anda mereservasi dan membooking menu tersebut di +62 217269963. Dan jika anda ingin membeli kue-kue CONVIVIUM utuh, anda harus memesannya 3 hari sebelumnya. 

Cheers!!

You Might Also Like

0 Comment: