Tea Addict

Tea Addict - Senopati

2/01/2012 Soya Yanagawa 0 Comments

Mungkin untuk sebutan orang yang pecinta kopi, sering disebut dengan coffeeholic, tetapi apa sebutan untuk orang pecinta dengan teh Mungkin sebutan Tea Addict sangat cocok bagi orang pecinta teh.

Pada suatu ketika, seorang teman mengajak untuk bertemu dan membicarakan bisnis di sebuah restoran yang mempunyai nama Tea Addict. Restoran yang terletak di Jl Senopati ini mempunyai logo yang cantik. Logo Tea Addict berupa sebuah stilasi dari sebuah daun yang berada di atas tulisan Tea Addict dibuat sedemikian rupa sehingga terlihat cantik, elegan dan menarik. 

Ketika saya memasuki Tea Addict ini, yang saya lihat hanyalah beragam jenis teh yang terpampang dalam rak-rak dengan rapih. Ada sebuah jalan ke sebelah kiri tempat kita untuk menikmati minuman dan makanan yang disediakan.
Memang, ruangan restoran itu menggunakan pencahayaan yang bisa dibilang cukup minimalis. Namun, kesan yang terasa bukanlah sesuatu yang angker, melainkan suasana yang menenangkan dan menyenangkan.

Pada bagian paling dalam, terdapat sebuah bar, tempat untuk meracik minuman yang dipesan. Berbeda dengan bar yang biasanya dipenuhi dengan berbagai macam botol minuman keras, bar di Tea Addict ini terpampang berbagai jenis the yang dimasukan ke dalam sebuah toples kaca yang rapih di susun di rak belakang bar tersebut. 

Dekorasi yang mayoritas menggunakan nuansa kayu, menghiasi Tea Addict ini. Untuknya, pada beberapa dinding tertulis berbagai macam quotes yang mempunyai kata the di dalamnya. Salah satunya adalah quota dari tokoh Peter pan yang bertanya pada Wendy, apakah ia ingin merasakan petualangan sekarang atau meminum secangkir the terlebih dahulu.
Pada beberapa bagian juga terdapat berbagai rak yang terbuat dari kayu. Terpampang di rak tersebut peralatan-peralatan untuk membuat teh. Perlengkapan pembuatan teh itu berasal dari Eropa, Cina, Jepang dan lainnya. Pastinya kesemua itu berhubungan dengan minuman yang menggunakan bahan teh.

Meja dan kursi tersebar di segala penjuru ruangan ini. Ada berbagai macam sofa, kursi yang menawarkan kenyamanan yang berbeda-beda. Salah satunya adalah sebuah meja yang menggunakan sofa sebagai kursinya. Karena menggunakan sofa, maka meja yang dipakai juga adalah meja yang berkaki pendek. Keunikan dari mejanya adalah terpampang berbagai daun teh kering yang dilpisi dengan kaca. Sebuah dekorasi yang cukup serius dalam pembuatannya.

Seperti namanya, Tea Addict memberikan berbagai macam menu minuman yang menggunakan bahan dasar teh. Dari minuman panas sampai dingin, dari teh hijau sampai teh hitam, dari the berupa daun sampai the dari bunga dan lain sebagainya. Tetapi selain buku menu minuman tersebut, Tea Addict juga menyediakan buku menu yang berisi akan makanan-makanan. Dari pembuka sampai penutup. Dengan berbagai penjelasan dan quota mengenai teh menghiasi buku menu itu.

Karena perjalanan yang cukup jauh, saya memesan makanan berupa:
Fettuccine Carbonara
Ok, untuk carbonaranya memang saya merasa terlalu encer. Tetapi rasanya cukup creamy dan gurih. Dengan potongan-potongan daging asap dan keju yang melimpah, membuat makanan ini menjadi sangat lezat.
Tea Addict Platter
Tea Addict Platter ini berupa 3 macam makanan pembuka atau snack. Tiga macam makanna pembuka itu adalah calamari, jamur goreng dan French fries yang diletakkan di sebuah piring berbentuk persegi panjang disertai dengan piring kecil berisi saus mayonnaise-nya.

Rasa dari Calamari gorengnya itu cukup lezat. Perlu diketahui, jika memasak cumi itu cukup sulit. Karena jika kita memasaknya terlalu matang, maka cumi itu akan terasa a lot dank eras. Namun, jika terlalu cepat memasaknya maka rasanya masih sedikit amis. Untuk Calamarinya, saya bisa katakan matang dengan sempurna.

Jamur Goreng dan Kentang gorengnya juga tidak kalah enaknya. Dengan garing di bagian luar dan lembut di bagian dalamnya, ketika dimakan akan terasa renyah dan lezat.
Vanilla Tea
Minumannya saya memesan The dengan aroma vanilla. Karena saya merasa haus, saya memesan minuman dingin untuk menyegarkan saya.Ternyata pilihan saya tepat. Rasa the yang beitu pekat dan harum vanilla yang begitu menyenangkan membuat minuman ini sangat menenangkan sekaligus menyegarkan. Memang, saya merasa untuk minuman yang berbahan dasar teh ini, Tea Addict mematok harga yang bisa dibilang cukup mahal. Tetapi, rasa dari teh yang disediakan membuat harga yang diberikan itu sepadan.
Teh Tarik
Teman saya memesan minuman berupa teh tarik. Sebuah minuman berbahan dasar the yang kemudian diberikan susu sehingga menghasilkan warna cokelat muda. Saya tidak mencobanya. Tetapi, teman saya dahulu pernah memesannya dan sekarang kembali memesannya. Berarti, minuman itu cukup enak dan bisa direkomendasikan.

Kami berdiskusi dan ngobrol cukup lama di sana. Tak terasa sudah waktunya restoran itu mau tutup, mungkin karena kenyamanan dan ketenangan yang disajikan pada kami membuat kami lupa akan waktu.

Sekian review saya dari sebuah restoran yang bernama Tea Addict di daerah sekitar Senopati.

Salam.

You Might Also Like

0 Comment: