Solaria

Solaria - Citywalk [CLOSED]

1/11/2012 Soya Yanagawa 0 Comments

Berhubung Jalan Satrio hampir selalu macet setiap jam pulang kantor, ada sebuah tempat favorit untuk melepas lelah dan mengisi perut , yakni City walk di samping Sudirman Park. 

City walk ini adalah tempat nongkrongku sebelum balik ke kost jika jalanan di sekitar situ macet. Karena tempat ini dipenuhi dengan tempat makan yang sangat beragam. Karena saat ini saya sedang lapar sekali, maka saya bersama rekan kerja saya mampir kemari dan makan di Solaria City Walk.

Solaria City Walk berada di lantai 1 tepat menghadap jalan. Sehingga selagi makan dan bersantai, kita bisa melihat kondisi jalan ke luar. Memang untuk mendapat tempat di bagian depan yang menghadap depan cukup bisa dikatakan untung-untungan. Karena hanya tersedia 3 tempat. Kebetulan, pada kali ini saya cukup beruntung.

Solaria City Walk ini terdiri dari 2 bagian. Satu adalah di bagian depan Solaria yang merupakan tempat umum, sedangkan yang kedua adalah di bagian dalam Solarianya. Jika anda memilih bagian dalam, terdapat 3 bagian lagi. Satu dekat di pintu masuk, dua di bagian dalam yang lebih private, dan satu lagi yang dekat dengan jendela besar menghadap jalan.

Tempat di bagian dalam Solaria ini bisa dikatakan cukup romantic, dengan penerangan yang tidak terlalu terang dan tidak terlalu gelap, dan dinding yang bernuansa kayu membuat suasana makan anda menjadi lebih nyaman dan terkesan private. 

Lampu-lampunya juga menggunakan lampu gantung yang cukup menarik dan membuat suasana ruangan Solaria menjadi lebih menarik. 

Kemudian di bagian langit-lagitnya digantung promosi mengenai nomor telepon khusus untuk memesan Solaria dan di antar ke rumah/kantor.

Seperti biasa,begitu kita menempati tempat duduk yang kita pilih, pramusaji akan mendatangi kita dan memberikan menuSolaria

Cara memesannya, kita tinggal menuliskan jumlah pesanan kita di kolom kosong disebelah nama masakan / minuman. Begitu sudah selesai memilih, kita tinggal memanggil pramusaji untuk mengambilnya dan mulai menghitung di tempat.

Para pramusaji di Solaria, bisa menghitung dengan cepat dan cukup akurat. Setelah menjumlahkan harga pesanan, beliau menambahkan pajaknya. Jumlah harga itulah yang harus kita bayar di muka.

Setelah membayarnya, pramusaji tersebut membawa uang kita ke kasir, kemudian kembali lagi dengan membawa kembalian dan bon serta secarik kertas yang berisi menu pilihan kami yang ditempel di pinggir meja.

Beruntung pesanan kami datang cukup cepat. Pertama kali, para pramusaji membawakan minuman pesanan kami.

Karena saya sedang haus, saya memesan dua buah es teh tawar, sedangkan teman saya memesan air mineral yang dingin.

Untuk es teh tawarnya, rasa tehnya cukup kental terasa, sedangkan air mineralnya mereka menggunakan air mineral dari nestle.

Selang beberapa lama, makanan kami tiba, berikut review saya:

Nasi + Ayam Goreng Mentega

Ayam Goreng Mentega ini dilengkapi dengan nasi dan sayuran berupa capcay di sampingnya. Rasa Capcaynya cukup segar dan gurih, tetapi yang membuat spesial adalah ayam goreng yang digoreng kering dan diberi saus yang gurih dan lezat.

Nasi Goreng Ikan Teri Medan

Ada beberapa menu favorit saya di Solaria ini. Salah satunya adalah Nasi Goreng Ikan teri Medan ini. Nasi goreng ini tidak menggunakan kecap manis, sehingga nasi goreng ikan teri medan ini putih dan tidak berwarna coklat seperti nasi goreng pada umumnya. 

Nasi goreng ikan teri terdiri dari nasi yang di goreng, ditambah dengan ikan teri medan yang cukup banyak, telur, bakso ikan, serta berbagai macam sayuran seperti kacang polong, potongan kecil wortel dan cabai. Dilengkapi dengan potongan acar di samping nasi goreng itu membuat kita semakin bersemangat memakan nasi goreng ini.

Dengan kata lain, pengalaman saya makan di Solaria City Walk ini tidaklah mengecewakan. Karena makanan dan minuman cukup cepat di antar dan rasanyapun tidaklah mengecewakan.

Sekian review saya dari Solaria City Walk di Jl. KH. Mas Mansyur.

Salam

You Might Also Like

0 Comment: