Sinou Steak

Sinou Steak - Senopati

1/09/2012 Soya Yanagawa 0 Comments

Tiba-tiba rekan kerja saya berbicara memecah keheningan kantor. “Kita makan Sinou Steak yuk!”
Tanpa basa-basi, setelah jam kantor kita langsung menuju Sinou Steak yang berada di daerah Senopati. Sinou Steak ini terletak tepat bersebelahan dengan sebuah café yang bernama Anomali. Dari luar kita bisa melihat penampilannya yang unik dan menarik untuk dicoba.
Ketika kita masuk, kita melihat suasana Sinou Steak yang nyaman dan menyenangkan. Tetapi ada satu yang menyesatkan (sebenarnya lebih kearah lucu). DI salah satu sisi di Sinou Steak terdapat gantungan papan tulis kecil yang bergambar jagung dan tulisan “Sweet Corn”, jadi saya menanyakan “Jagungnya diapain mas” dan ternyata itu ternyata hanya pajangan saja x_x.
Sebenarnya ada seuatu yang lebih lucu… bahwa setiap kita masuk dan memilih meja, maka pramusaji akan segera menaruh lonceng di meja kita. Sepertinya dimaksudkan untuk memanggilnya dengan menggunakan bel tersebut. Namun, karena saya merasa tidak sopan, berisik dan mengganggu pengunjung lain…. Oleh sebab itu saya tetap memanggil pramusaji dengan cara tradisional, yakni mengangkat tangan dan tersenyum…. (sebenarnya malu membunyikan bel itu… karena walau kecil, suaranya nyaring!!)
Karena dahulu saya sudah mencoba steak yang cukup mahal…. Jadinya saya saat ini ingiin mencoba steak yang paling murah, yakni Sirloin AUS Steak. Dan minuman saya yakni Ice Lemon Tea.
Ketika anda memilih steak, perlu diketahui biasanya mereka menanyakan cara pembakarannya, pilihan side dish dan saos untuk steaknya. Pada saat ini saya memesan steak dengan tingkat kematangan medium, ditambah dengan mashed potato dan menggunakan saus Sinou.

Tingkat kematangan untuk Steak Medium bisa dikatakan setengah matang… Matang di luar, tetapi jika dipotong bagian dalamnya masih merah. Banyak orang Indonesia yang tidak menyukai tingkat kematangan seperti ini. Tetapi, menurut saya… cukup lezat. Karena gurih di luar, tetapi “juicy” di bagian dalamnya. 

Mashed potatonya begitu lembut da nada sedikit manis. Saya curiga, mereka memberikan susu di dalam mashed potatonya… Soalnya enak, lembut dan gurih.

Tetapi yang paling menariknya adalah sayurannya…. Jagungnya sangat manis dan sangat “ngangenin”. Kemudian Sinou Steak juga tidak pelit dalam masalah porsi. Baik dari steak, mashed potatonya, sampai sayurannya banyaaakkkk….
Untuk saus, Sinou Sauce adalah pilihan yang patut dicoba. Sausnya agak sedikit creamy, tetapi gurih. Kemudian diberi potongan jamur, yang membuat makanan ini menjadi semakin mewah.
OHH…. Saya juga lupa menceritakan bahwa, para pramusaji disini menggunakan tempat botol susu ketika membawakan minuman yang kita pesan. Jadinya, memberikan keunikan tersendiri. Lemon Tea-nya diletakkan di gelas besar yang ditemani dengan satu sloki gula cair, jadi anda bisa menentukan tingkat kemanisan yang anda sukai.
Setelah makan dan ngobrol-ngobrol, saya hendak ke kamar kecilnya. Ketika masuk… LUCU!! Washtafel dibuat dari bentuk ember kayu. Kemudian didelor seperti di dapur lengkap dengan talenan kayunya. Tempat sabunnya juga tidak kalah menarik, karena diletakkan di samping washtafel di dalam sebuah botol kaca seperti tempat susu. Kemudian pintu menuju toiletnya KEREN!! Terbuat dari kayyu, tetapi yang membuatnya menjadi menakjubkan adalah engsel yang digunakan. Mekanisme yang cukup menakjubkan bagi saya ☺

Pengalaman ke-2 saya di Sinou Steak tidaklah mengecewakan. Selain tempatnya yang nyaman, makanannya yang lezat, porsinya yang gigantis…. Dan ramahnya pelayanannya membuat saya tidak sabar ingin kembali kemari.

Sekian review saya dari Sinou Steak di Senopati

Salam

You Might Also Like

0 Comment: