Ramen 38

Ramen 38 - Citos

1/27/2012 Soya Yanagawa 0 Comments

Suatu hari, saya bersama teman kantor pergi untuk makan siang di Cilandak Town Square (Citos). Karena dari awal kami sedang ingin makan ramen, tetapi halal (bossku muslim) jadi kita pergilah ke Ramen 38 di Citos
Diantara Ramen 38 yang ada, untuk di Citos mereka tidak menggunakan daging babi. Jadi, bagi yang muslim, jangan takut untuk singgah ke tempat ini. 

Seperti biasa, Ramen 38 di Citos ini sangat ramai. Ketika kami sampai ke tempat ini, kami harus menunggu sebentar karena tempat ini ramai akan pengunjung. beruntuk kami hanya menunggu sekitar 5 menitan, kami segera dipanggil dan diarahkan ke meja kami.
Seperti Ramen 38 di mana-mana, mereka menggunakan warna merah sebagai warna yang dominan dalam dekorasinya. Digabung dengan unsur kayu untuk dinding-dindingnya yang juga dipasang foto-foto makanannya, membuat tempat yang mungil itu menjadi cukup meriah dan menyenangkan.

Meja dan kursi diatur rapih menjadi dua bagian. keduanya dipisahkan dengan jalan di tengahnya. Walaupun ramai dengan pengunjung, para pramusaji juga tidak kalah cekatan dalam menerima orderan, membawakan makanannya, melakukan proses bayar membayar dan membersihkan mejanya ketika pengunjung sudah selesai bersantap di sini.
Meja di Ramen 38 ini sudah disiapkan berbagai alat tempur untuk makan. Ada kumpulan sumpit kayu yang diletakkan di sebuah wadah, kemudian ada cabai kering, wijen putih dan bawang putih yang sudah dihaluskan. Tidak upa tissu, karena makanan ramen disajikan panas-panas dan ada beberapa yang pedas.
Ketika kami duduk di tempat yang tersedia, kami segera diberikan oleh pramusaji sebuah menu. Memang, sewaktu saya melihatnya, menu-menu yang menggunakan babi dihilangkan dan hanya tersedia untuk daging ayam.

Yang menarik perhatian saya adalah adanya menu baru di Ramen 38. Menu baru tersebut adalah aka ramen, shiro ramen, dan kuro ramen. Menu ramen tersebut diberi nama berdasarkan warna, aka untuk merah, shiro untuk putih, kuro untuk hitam. berikut review dari makanan kami:
Kuro Ramen, adalah ramen dengan kuah berwarna hitam. Pada awalnya, saya mengira bahwa warna hitam yang disajikan adalah warna dari tinta cumi. Tetapi, warna hitam dari kuahnya itu berasal dari gorengan bawang putih yang dihancurkan sampai berwarna hitam, baru ditambah dengan kuahnya. Sehingga rasa dari kuro ramen itu lebih berasa sebagai bawang. Cukup gurih dan lezat. bagi anda yang menyukai bawang putih, saya menyarankan untuk mencoba menu ini.

Kuro Ramen ini berisikan ramen yang dituang dengan kuah berwarna kehitaman, dilengkapi dengan beberapa daging, telur rebus, nori dan ditaruh potongan daun bawang dan wijen berwarna putih.
Sesuai dengan namanya, aka ramen berwarna merah ini menggunakan cabai sebagai bahan pewarnanya. Jadi bisa diketahui rasa pedas lebih terasa di ramen ini. Berhubung saya tidak menyukai pedas, maka saya menanyakan pada teman-temanku yang memesannya. Ternyata mereka sepakat bahwa rasa pedasnya masih kurang dibandingkan dengan jigoku ramen.

Untuk masalah isi, aka ramen mempunyai isi yang sama dengan kuro ramen. yang membedakan hanyalah kuah yang dipakai.
Jigoku Ramen ini adalah signature dish dari Ramen 38 ini. Ramen yang mempunyai 10 tingkat kepedasan ini paling digemari orang dan banyak dipesan. Rasanya yang pedas menyengat inilah yang membuat orang penyuka pedas merasa tertarik dan ingin mencoba tingkat kekuatan mereka. Kuahnya yang kental, bau cabe yang menusuk merupakan ciri khas dari ramen ini.
Kami memesan minuman yang standart, yakni ocha. Karena saya penyuka dingin, maka saya memesan ocha dingin. Sedangkan karena teman-teman saya merasa kurang fit, mereka memesan hot ocha sebagai minuman mereka.
Setelah kita menikmatai santapan kita, Ramen 38 selalu memberikan jelly secara gratis untuk para pengunjungnya. bermaksud untuk mendinginkan perut agar tudak terlalu panas karena telah makan yang pedas dan panas.

Tetapi saya cukup terkejut melihat warna jelly yang dikasih berwarna hijau. Biasanya Ramen 38 memberikan jelly yang berwarna pink... lol

Sepertinya sekian review saya dari Ramen 38 di Cilandak Townsquare ini.

Salam

You Might Also Like

0 Comment: