Bandung,

Madtari - Jl. Rangga Gading

1/09/2012 Soya Yanagawa 0 Comments

Cukup terkejut ketika saya tiba di tempat ini. 
Terlihat banyak sekali motor dan mobil yang terpakir di depan sebuah tempat makan bernama Madtari. Padahal saya mengunjungi tempat ini sekitar 00.30 malam. 

Jika anda belum mengetahui apa Madtari itu, Madtari adalah sebuah tempat makan yang menyajikan Roti bakar dan Indomie sebagai menu utamanya.

Walau hanya menyajikan makanan berupa indomie dan roti bakar, Madtari yang berpusat di Jl. Rangga Gading No. 12 ini sudah mempunyai beberapa buah cabang. Yakni di Jl. Dr. Oten, Jl. Cikutra dan Jl. Suci, dan hampir semua cabangnya ramai akan pengunjung.

Madtari di Jl. Rangga Gading ini terdiri dari dua area, yakni bagian dalam dan bagian luar. Meja dan kursi yang dipakai juga adalah meja dan kursi sederhana, namun meja dan kursi terebut terjejer sangat banyak, dan hampir semuanya terisi dengan pengunjung.

Walau ramai akan pengunjung, anda jangan takut tidak mendapatkan tempat untuk bersantap di sana. Berhubung makanan yang disajikan adalah makanan yang gampang di makan (Indomie dan roti bakar) dan meja dan kursi itu banyak sekali, maka anda akan dengan mudah mendapatkan tempat untuk bersantap di sana.

Ketika anda duduk, anda akan melihat sebuah papan kecil yang berisikan menu di Madtari ini. Sisi depan adalah sisi mengenai minuman, dan sisi belakangnya adalah sisi mengenai menu makanan.

Jika anda perhatikan,sebenarnya Madtari menyajikan makanan yang sama dengan warung indomie yang tersebar di mana-mana. Lucunya, Madtari memberi nama seperti intante (indomi tanpa telor), intel (indomie telor), internet (indomie telor kornet), injunet (indomie keju kornet) dan interjuned (indomie telur keju kornet)

Nama-nama tersebut tersedia untuk indomie kuah maupun indomie goreng. Kemudian, masalah ukuran ada indomie biasa dan ada indomie Jumbo.

Sedangkan untuk minumannya merek menyajikan minuman susu kolaborasi yang berupa susu dengan campuran-campuran seperti jahe, telor, madu, sprite dan lainnya, kopi, soft drink dan aneka jus.

Selain papan kecil itu, juga terdapat sebuah kertas laminating yang menunjukkan bahwa Madtari juga menyediakan bakso, bagi yang tidak mau makan mie.

Karena baru pertama kali saya ke sana, maka saya harus memesan menu yang menjadi andalannya (dengan kata lain cari menu yang paling mahal). Menu makanan yang saya pilih adalah:

Indomie JUMBO Interjunet
Jangan terkejut ketika makanan anda datang. Karena indomie jumbo interjuned berupa mangkok indomie yang diberi telur, kornet dan keju yang melimpah. Untuk makanan seharga 18.000 rupiah, Madtari tidak pelit memberikan “toping”nya. Memang akan cukup membuat orang akan bahagia melihatnya, hanya saja cukup sulit memakannya…

Keju yang menjulang tinggi itu membuat kita sulit untuk memakannya. Karena ketika kita mau mengambil mie nya, pasti harus melewati tumpukan keju tersebut. 

Bagus sekali Madtari tidak pelit memberikan keju dan kornet nya. Tetapi sangking banyaknya, membuat saya cukup sulit menghabiskan makanan ini. Mungkin bagi anda pecinta keju, saya akan merekomendasikan menu ini. Namun, jika anda tidak menyukai keju, jangan pilih menu ini.lol

Indomie goreng Internet
Indomie dengan telur dan kornet ini juga diberi kornet dengan melimpah. Sepertinya untuk sebuah porsi indomie yang menggunakan kornet, Madtari memmberikan kita satu buah kaleng kecil kornet utuh. Oleh karena itu, kita bisa menikmati mie korned itu dengan puas. 

Walau saya sepertinya salah memilih menu, tetapi sepertinya saya akan datang kembali ke tempat ini untuk mencoba menu lainnya. Karena saya masih penasaran dengan aneka macam roti bakar dan susu kolaborasinya. 

Salam

BTW, sepertinya Madtari ini masih daerah dago, tetapi dago bawah.......... hmm......

You Might Also Like

0 Comment: