Gado-gado Boplo

Gado-Gado Boplo - Satrio

2/01/2012 Soya Yanagawa 0 Comments

Suatu malam, tiba-tiba saya merasa kelaparan. Oleh karena itu saya berniat untuk makan makanan yang enak. Alhasil, berjalanlah sayya dari kostan saya mencari tempat makan yang menarik. Karena bingung mau makan apa, alhasil saya berjalan kea rah Jl. Satrio yang cukup banyak menjajakan makanan yang terlihat enak-enak. Karena bingung memilihnya, akhirnya saya memutuskan untuk makan di Gado-gado Boplo

Sebenarnya di daerah Satrio ini mempunyai banyak sekali rumah makan dan kesemuanya itu ramai akan pengunjung. Hanya saja semenjak proyek jembatan laying non tol di Jl. Satrio dimulai, membuat orang enggan utnuk singgah dan makan di tempat makan daerah itu karena macet parah. Banyak sekali took-toko dan restoran yang tutp karena pengunjung yang ke tempat mereka berkurang cukup drastis. Beruntunglah Gado-gado Boplo masih bisa berdiri dengan kuat menghadapi cobaan ini.
Perlu diketahui, awalnya Gado-gado Boplo hanyalah sebuah gerobak yang mejual gado-gado di pasar Boplo. Namun, karena kegigihan dan keuletan sang pemilik, Gado-gado Boplo berkembang menjadi sebuah restoran yang kini sudah mempunyai banyak cabang yang tersebar ke berbagai area.
Gado-gado Boplo di Jl. Satrio ini terbagi atas dua area. Area untuk yang tidak merokok berada di lantai 1 dan untu yang merokok berada di lantai 2. Berhubung saya sedang lapar dan saya tidak mau menyusahkan pramusaji Gado-gado Boplo, maka saya memilih tempat yang di bawah.

Suasana di Gado-gado Boplo pada saat saya datang cukup sepi. Pada saat itu, selain saya hanya 3 meja yang terisi dengan pengunjung. Terkadang karena sebuah rumah makan menjadi sepi, pelayanan dari restoran itu menjadi menurun. Tetapi, berbeda dengan Gado-gado Boplo ini. 

Begitu saya duduk di meja pilihan saya, mereka langsung memberikan buku menu pada saya. Karena saya sudah tau apa pesanan saya, saya langsung menyebutkannya dan sang pelayanpun langsung mencatat dan langsung memberikan pesanan saya pada bagian dapur dan kasir.
Sebenarnya untuk restoran gado-gado, Gado-gado Boplo cukup memberikan alternative makanan yang beragam. Jadi, jika anda merasa gado-gado tidak cukup mengenyangkan, masih banyak alternative seperti aneka masakan dengan nasi yang disediakan oleh Gado-gado Boplo ini.
Pada setiap meja, bisa kita lihat selain promosi-promosi dari Gado-gado Boplo ini, mereka juga menyediakan sendok garpi, tisu dan sebuah vas berisi bunga plastik. 

Patut diacungi jempol, tanpa lama menunggu pesanan saya datang.
Satu buah porsi gado-gado lontong yang merupakan “signature” dari Gado-gado Boplo ini telah tersedia di mejaku. Dengan campuran sayur mayor dan lontong, ditambah dengan telur, emping dan kerupuk udang membuat makanan gado-gado yang biasanya dijual di gerobak, kini dengan cantik sudah tertata di sebuah piring besar Gado-gado Boplo.

Rasa dari saus kacangnya sangat gurih. Dengan menggunakan sayur-sayuran segar yang sudah dimasak dan ditambah dengan telur sangat lezat dimakan bersama dengan potongan-potongan lontong di bagian bawahnya.
Untuk minuman saya memesan es teh tawar. Sepertinya untuk es teh tawar, saya tidak perlu menjelaskan apa-apa. Tetapi saya memesan sebuah minuman lagi seusai makan, minuman itu adalah
Es cincau hitam. Karena saya merasa sedang panas dalam, dan setelah memakan kacang-kacangan, sepertinya saya perlu mendinginkan tubuh dengan sebuah minuman yang menggunakan cincau hitam. Jujur saya menyukai cincau hitam, tetapi cincau hitam di Gado-gado Boplo ini juga layak di coba. Selain rasanya yang menyegarkan, tetapi juga khasiatnya demi menyehatkan tubuh kita.

Sepertinya sekian review saya dari Gado-gado Boplo ini. Berhubung Gado-gado Boplo ini berada di area jangkauan saya dalam jarak berjalan, makanya saya bisa jalan ke sini dengan mudah dan cepat.

You Might Also Like

0 Comment: