Yakoya

YAKOYA - ARTERI PONDOK INDAH

10/27/2011 Soya Yanagawa 0 Comments

Jika anda pernah melewati Jalan Panjang terus sampai ke Jalan Arteri Pondok Indah, mungkin anda pernah melihat sbuah restoran Jepang yang mempunyai "all you can eat" Shabu-Shabu-nya. restoran itu bernama YAKOYA

Restoran ini cukup unik, sewaktu anda mendekati pintu masuk, anda akan melihat kolam ikan diantara pintu masuknya. Ketika kita mendekati pintu masuknya, pintu langsung terbuka dan senyuman ramah para pramusaji menyambut kedatangan kita. Kemudian begitu kita menjejakkan kaki ke dalam YAKOYA kita akan melihat begitu banyak wine yang tersusun di rak-rak setinggi langit-langit. (mengingatkanku pada tempat bernama Vertigo di tahun 2007 silam)

Secar garis besar, tempat makan di YAKOYA ini terbagi tas dua zona, yakni zona bebas rokok dan zona bebas merokok. Karena saya dan teman saya ada yang perokok, jadinya kita memilih tempat yang boleh merokok.

Dinding di tembok terbuat dari bata-bata. beberapa bata-nya dibuat menonjol keluar, yang sepertiya berguna untuk tempat lilin. Kemudian setiap meja sudah disiapkan peralatan untuk shabu-shabu berupa penjepit, sendok dan sumpit, sedangkan untuk setiap orangnya disediakan piring kecil, mangkuk besar sumpeit dan serbet. Pelengkapnya dalam sebuah meja terdapat tissu dan tusuk gigi.

Begitu pramusaji datang membawakan buku menu, ternyata selain shabu-shabu, mereka juga menyediakan menu lainnya. Karena Bos saya yang tidak mau makan all you can eat-nya, maka beliau memesan Chicken Teriyaki set menu.

Satu Set Menu Chicken Teriyaki terdiri dari semangkuk nasi, semangkuk salad, semangkuk sup miso, sepiring chicken teriyakinya dan sebagai pelengkap ada acar jepang.

Untuk Saladnya mereka menggunakan daun salada, tomat, kol, wortel, bawang bombai dan paprika yang dituang dengan mayonnaise. sayur-sayurannya cukup segar dan banyak.

Chicken Teriyakinya banyak! sampai-sampai bos saya memesan satu nasi putih karena masih tersisa. Ayamnya empuk dan rasanya juga lezat, tidak kalah dengan restoran-restoran terkenal lainnya.

Untuk acarnya, yang unik di sini mereka memberikan takuan. Takuan itu adalah lobak yang di buat acar dan warnanya kuning. Biasanya, hanya restoran-restoran yang mahal yang memberikan pengunjungnya acar takuan ini.

Terakhir adalah Sup Miso nya yang juga tidak kalah enak. Di dalamnya terdapat tahu, rumput laut dan wortel. kuahnya kental dan sangat terasa sup misonya.

Jika anda memesan shabu-shabu all you can eat-nya, pramu saji akan segera menyiapkan peralatannya berupa panci untuk memasak dan mengisi mangkok besar kita dengan bumbu shabu-shabunya.Selain itu kita juga di berikan bumbu-bumbu lainnya seperti potongan bawang putih, parutan lobak dan potongan daun bawang.

Kuah yang ditaruh di mangkok besar kami itu hampir seperti kuah soyu. berwarna hitam dan asin.

Setelah beberapa saat, datanglah sepiring besar sayuran yang berisi sawi putih, beraneka macam daun berwarna hijau, wortel, bawang bombai, daun bawang, mie besar, dan tahu. Mereka memberikannya satu piring yang sangat besar.

Setelah itu ada 2 buah piring besar yang berisi daging yang diiris tipis dan di tata sedemikian rupa secara bertumpuk.

Uniknya adalah, kita memasak sendiri shabu-shabunya. begitu piring daging sudah habis, pramusaji segera menghampiri kita dan menanyakan apakah kita mau menambah piring daging tersebut? tidak tahu, mungkin karena lapar atau aji numpung makan all you can eat, kami memesan daging itu sampai 5 x 2 piring besar itu........ Sedangkan untuk sayuran.... tidak menambah sedikitpun...

Cara memakannya adalah setelah daging, sayuran masak dan matang, masukkan ke mangkok besar yang berisi kuah. kemudian kita mengambilnya ke mangkok nasi dan memakannya.

Satu lagi yang unik, untuk menu all you can eat ini diberi rempeyek....(??)

Untuk minumannya, kami memesan minuman yang standart yakni Ocha dingin

Satu yang saya salut dari YAKOYA ini, adalah kesigapan dan kecepatan dari para pramusajinya. begitu gelas kosong, mereka segera datang mengisinya. Salut akan kesigapan mereka smile

Sepertinya sekian dari YAKOYA Jl Sultan Iskandar Muda.
Salam

0 Comment:

Bandung,

BOBER CAFE - JL. RIAU

10/27/2011 Soya Yanagawa 0 Comments

Sempat terlupakan kalau aku sempat mencoba cafe / resto yang bernama BOBER ini.

Dahulu, sewaktu main-main di youtube, saya menemukan video ini.

 
 http://www.youtube.com/watch?v=otjAgNYRLqo

Sekilas info:
Video ini berasal dari user yang menggunakan nama standupcomedyindo.
Sebenarnya acara itu adalah standupnite, dimana setiap komediawan berusaha menghibur penonton dengan menceritakan lelucon-lelucon yang membuat penonton tertawa terbahak-bahak.

Singkat cerita, karena kayaknya penasaran dengan tempatnya, jadi ketika main-main ke Bandung singgahlah saya ke tempat ini.

BOBER Cafe mempunyai dua area tempat makan, di dalam ruangan dan di luar ruangan.


Saya memilih di luar ruangan. Karena, jika kita di Bandung, kayaknya gak lengkap untuk ikut merasakan udara di Bandung.

Suasananya cukup nyaman, walau meja dan kursi dibuat seperti di gambar, jika anda ingin bekerja menggunakan notebook, tersedia colokan listrik hampir di setiap meja-nya. Kemudian untuk melengkapinya, tersedia wifi gratis! Cukup meminta password dari pramusajinya.

Ketika duduk, kita disuguhkan menu dari BOBER Cafe ini. Karena ketika itu jam 11 siang dan kita belum sarapan, jadinya saya langsung berminat untuk mencoba Nasi Gorengnya. Kemudian untuk minumnya, saya memesan Aqua dingin.

Tak lama kemudian, datanglah menu yang kami pesan.

Nasi Goreng Bober
Dengan Harga kurang dari 20,000 IDR, Nasi goreng ini cukup spesial. Nasi Goreng diletakkan di tengah piring, kemudian dikelilingi emping, abon ayam, acar, timun, tomat, 2 tusuk satai ayam dan telur dadar yang di gulung.

Yang pertama kali saya coba adalah sate ayamnya. Dagingnya empuk dan bumbunya sangat gurih. Dengan kecap manis yang dituang di atasnya membuat rasa satenya semakin lengkap. Kemudian Nasi gorengnya juga gurih dan lezat. Bumbu yang digunakan sangat meresap di setiap butir nasinya. Dilengkapi dengan kripik melinjo dan abon, membuat nasi goreng bober ini terasa amat spesial.

Berhubung saya ternyata mendapat panggilan dari Jakarta untuk mengirimkan email, oleh sebab itu saya memesan kopi tubruk untuk menemani saya dalam bekerja.

Aku kurang tahu, mungkin karena aku berpikir kopi tubruk adalah pembuatan kopi dengan "memasak" kopinya, atau biasa menuang bubuk kopi dengan air mendidih, tetapi kopi tubruk di BOBER tidak berampas. Jadi, cocok sekali bagi anda yang penyuka kopi tubruk, namun tidak menyukai ampas kopinya. smile

Alhasil, setelah selesai mengirimkan email, saya kembali berwisata kuliner bersama temanku. Jujur tidak sabar untuk pergi ke Bandung lagi bulan depan.

Semoga saya bisa menemukan tempat-tempat menarik lainnya.

Salam

0 Comment:

Starbucks

STARBUCKS - MRCC SHILOAM SUDIRMAN

10/27/2011 Soya Yanagawa 1 Comments

Sebenarnya, untuk mencari tempat untuk bersantai dan menikmati secangkir kopi nikmat, tidaklah harus di mall. Kita bisa menemukan tempat-tempat menarik lainnya di tempat yang kadang jauh dari pikiran kita. Kita ambil contoh Rumah Sakit.

Seperti yang kita ketahui, kini Rumah Sakit juga menyediakan tempat untuk bersantai. Sebenarnya target konsumennya adalah para pengunjung, atau pelawat rumah sakit tersebut. Tetapi, jika kita menghendaki suasana yang damai dan sepi, kita bisa mampir ke tempat seperti rumah sakit.

Kita ambil contoh MRCC Siloam Hospital yang berada di daerah semanggi, tepat di belakang Rumah Sakit Jakarta. Jika kita masuk melalui lobby, tidak nampak seperti rumah sakit pada umumnya, karena di sebelah kanan pintu masuknya terdapat toko buku Times. Jika kita masuk lagi, di lantai yang sama terdapat coffee shop yang sudah terkenal di seluruh dunia yakni STARBUCKS

Maaf jika saya tidak menampilkan foto lingkungannya. Karena saran dari barista untuk tidak banyak memfoto, karena nanti akan ditegur dan dilarang.

Secara garis besar, suasana di MRCC Siloam ini sangat berbeda dari rumah sakit pada umumnya. Tepat di bawah tangga berjalan terdapat grand piano yang bisa memainkan musik sendiri, sehingga memberikan suasana tenang dan nyaman bagi para pengunjungnya. Kemudian, tepat di sebelah STARBUCKS, terdapat sebuah mini market yang cukup besar.
Untuk Stand STARBUCKS, jujur, standnya agak lebih kecil dibandingkan dengan stand STARBUCKS di tempat lain. Karena target dari pengunjung berbeda dengan STARBUCKS tempat lain, maka ada beberapa menu yang tidak di sediakan di tempat ini. Kita ambil contoh, Coffee of the Day-nya.Tetapi jangan berkecil hati, STARBUCKS juga masih menyediakan berbagai minuman khas lainnya seperti americano, frapucino, ice blend dan tea, kemudian berbagai macam makanan seperti quiche, sandwich, muffin dan brownies untuk dinikmati.
Karena tidak ada Dip Coffee-nya, oleh karena itu saya memesan Ice Americano dengan di tambah sirup Hazelnut.

Untuk Americano, STARBUCKS mematok harga 25,000 IDR, karena saya menambahkan sirup Hazelnut, maka dikenakan biaya seharga 5,000 IDR lagi. Karena saya berniat untuk meminum kopi ini di tempat, jadinya saya menggunakan gelas kaca untuk menikmatinya.

Americano biasanya memang pekat dan wanginya yang khas. Tetapi, karena saya memesan yang dingin, Americano itu ditambahkan es batu, sehingga lebih encer dan wanginya menjadi sedikit berkurang. Itulah sebabnya saya menambahkan sirup hazelnut di kopi saya. Dengan adanya sirup tu, wangi kopi itu menjadi lebih harum dan rasanya tidaklah terlalu getir. Sangat pas dinikmati jika anda sedang tidak di buru waktu, dan ingin menikmatinya sedikit demi sedikit.

Sepertinya sekian review saya dari STARBUCKS di MRCCC Siloam Hospital Jakarta.

1 Comment:

Bakso Enggal Malang,

BAKSO ENGGAL MALANG - PASTEUR

10/27/2011 Soya Yanagawa 1 Comments

Karena sudah dekat dengan waktu pulang ke Jakarta, alhasil tempat terakhir saya singgah adalah Bakso Enggal Malangdi daerah Pasteur.

JUJUR, ketika mampir ke tempat ini dan melihat dari luar..... jujur sangat menyedihkan.....

Papan nama Bakso Enggal Malang ini sudah kehilangan beberapa hurufnya. sehingga, membuat penampilan rumah makan ini agak kumuh.

TETAPI Jangan salah!
Begitu kita mendekati tempat ini, ternyata tempat ini sangat ramai dengan pengunjung!

Cara memesannya, kita pergi ke counter. Kita mengambil mangkok sendiri dan mengambil apa yang kita mau icipi. Setelah itu, di ujung counternya akan ada pelayan yang segera menghitung jumlah yang kita ambil dan menanyakan minuman apa yang kita kehendaki. setelah itu dia berteriak minuman yang kita sebut ke counter sebelahnya.

Oleh pelayan itu kita diberikan kertas pesanan kita dan kita pergi menuju kasir. Setelah membayar kita membawa minuman kita sendiri ke meja. Tidak lama kemudian, akan ada yang mengantar pesanan kita yang telah diberikan kuah dun bawang, dan bawang goreng.

 
Karena saya menganggap Bakso Malang itu yang paling enaknya adalah bakso goreng dan bakso uratnya, jadi saya mengambil dua tiga buah bakso goreng, tiga buah bakso urat (bakso kasar) dan dua buah syomai (?? bener khan yah??)

Seperti restoran bakso di Malang, kita meracik sendiri bakso yang kita ingini. Oleh karena itu di setiap mejanya terdapat peralatan tempur seperti cuka, saos, sambal dan kecap manis.

Walau tempatnya termasuk remang-remang dan ramai dengan pengunjung, Para pelayan juga bergerak sangat cepat dan sigap.

Begitu pengunjung sudah selesai menyantap dan bangkit dari mejanya, para pelayan segera ke meja itu lalu membersihkannya agar pengunjung lain bisa menempati meja itu tanpa harus menunggu untuk dibersihkan.

Selain itu, nilai plus bagi Bakso Enggal Malang ini adalah tersedianya tempat parkir di bawah gedung. jadi, walau terletak di Jl. Cipaganti yang padat dan ramai, kita masih bisa dengan leluasa memarkirkan kendaraan kita di bawah.

Singgah ke tempat ini cukup memngobati rasa kangen saya untuk merasakan Bakso Malang. Walau, restoran bakso Malang yang berada di Jakarta atau Bandung tidak menyediakan jeroan (seperti babat, hati, paru dan lainnya) rasa dari bakso urat (bakso kasar) cukup mengobati kerinduanku.... smile

1 Comment:

Bandung,

BANDOENGSCHE MELK CENTRALE (BMC) - JL. ACEH

10/27/2011 Soya Yanagawa 1 Comments

Jika anda sedang berada di Bandung, jangan ragu untuk mampir ke BMC - Bandoengsche Melk Centrale yang berada di Jalan Aceh ini. Lokasinya tepat di belakang Masjid di balai kota Bandung.

Konon, gedung BMC ini sudah berdiri dari tahun 1935. Tapi, bangunan ini tetap kokoh berdiri dan tidak terlihat sebagai bangunan tua.

BMC ini sebenarnya didirikan oleh belanda sebagai pusat pengolahan susu di Bandung (Biasanya berasal dari daerah Pengalengan Bandung). Singkat cerita, setelah merdeka BMC kepemilikannya berpindah ke Departemen Perternakan, terus menjadi sebuah PT yang bergerak dalam bidang industri makanan dan minuman di tahun 2001. JADI, berkembanglahBMC dari hanya pengolahan susu menjadi restoran seperti sekarang.

Sebenarnya BMC terkenal akan susu kemasannya. Tetapi semenjak tahun 2001 itulah orang semakin tahu bahwa BMC tempat yang menyediakan yoghurt. Kemudian, gedung BMC yang berada di Jl. Aceh itu menjadi tempat nongkrong yang nyaman. Selain menyediakan susu, yoghurt dan kefir (fermentasi dari yoghurt yang sudah jelas uaaaasssaaaaammmm banget), BMC juga menyediakan makanan-makanan lainnya seperti nasi liwet, bubur, steak dan berbagai makanan lainnya.

Karena gedung lama, alhasil langit-langit dari BMC ini sangatlah tinggi. jadi walau tidak menggunakan AC, anda tidak akan perlu takut kepanasan. Kemudian, terdapat kolam kecil di tengah-tengah restoran ini yang membuat suasana menjadi semakin nyaman.

Dinding-dinding BMC ini dipasang foto-foto makanan. tetapi ada satu gambar yang menarik perhatian saya yakni foto gedung BMC tempo dulu. Jika anda bandingkan dengan yang sekarang, tidak jauh berbeda lol.

Pelayanan di BMC ini juga bisa dibilang cukup cekatan. begitu kita masuk dan memilih tempat duduk, pramusaji segera menghampiri kita dan memberikan kita sebuntel menu yang terlihat eksklusif.

Setelah memesan pesanan kami, tiba-tiba datanglah seorang pramusaji yang memberikan otak-otak dan sambal kacangnya. EITTSSS jangan salah, itu bukan "complimentary". Jika anda memakannya, akan dikenakan biaya lol

Tak selang beberapa lama, datanglah pesanan kami. Yakni:

YOGHURT SHAKE - Rasa GRAPE
Karena saya sedang kelelahan, sepertinya minuman ini memberikan semua kebutuhan saya. Rasanya tidak terlalu asam, karena Shake Yoghurt ini adalah hasil penggabungan yoghurt dengan es krim vanila. Ditambah dengan sirup anggur, dan satu scoop es krim vanila, rasa asam dan manisnya sangat pas bagi anda yang sedang tidak mau meminum yang asam-asam seperti kefir.

Sirup anggurnya juga enak, rasa anggurnya sangat terasa. Kelelahanku langsung hilang ketika menghabiskan es krim vanila-nya lol

Nilai: 7/10

YOGHURT WITH COCKTAIL - LECI
Sobat saya memesan Yoghurt cocktail dengan sirup leci. Uniknya, yoghurt itu diberi beberapa buah leci yang sangat manis. Walau warna sirupnya itu hijau banget, tetapi begitu mencobanya.... rasanya sangat menyegarkan! Karena sirup dan buah itu rasa Yoghurt yang asam itupun menjadi sangat menyegarkan untuk dinikmati jika anda sedang kelelahan.

Nilai: 7/10

Karena kami sudah kekenyangan, karena seharian hanya makan... jadi kita memesan cemilan

BITTER BALLEN
Bitter ballen dari BMC cukup gurih dan menghibur anda jika anda sedang tidak ingin makan yang berat-berat. Satu porsi dari bitter ballen ini berisi 4 buah.

Nilai: 6/10

Sebenarnya, kami singgah ke sini karena udara di luar sangatlah panas. Kami menghabiskan waktu guna menunggu matahari sudah tidak terlalu terik bersinar. Tidak terasa, kami menghabiskan waktu di tempat ini hampir 2 jam lamanya. smile

Seteah sudah sore, kami bangkit berdiri dan menuju tempat yang lain.

Sekian review saya dari BMC Jl. Aceh ini

Salam

1 Comment: